Orang Gila Datangi Kiai Gontor. Kapolres Ponorogo: Dia Mampu Berbahasa Arab - KONTENISLAM.COM

Breaking

Home Top Ad

Sabtu, 24 Februari 2018

Orang Gila Datangi Kiai Gontor. Kapolres Ponorogo: Dia Mampu Berbahasa Arab



kontenislam.com - Kapolres Ponorogo, AKBP Suryo Sudarmadi mengonfirmasi bahwa pihaknya ada orang gila yang masuk ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo. Menurut Suryo, orang gila tersebut bernama Martuji (43) warga Jabung Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.

Dalam keterangannya kepada Detik.com, Martuji disebut mendatangi kediaman salah seorang Pimpinan PMDG, KH Syamsul Hadi Abdan untuk meminta doa. Suryo juga menambahkan meski terdata sebagai orang gila, Martuji mampu berbicara bahasa Arab dan mengenal banyak Kiai.

“Martuji memang dikenal memiliki kemampuan bahasa Arab sera mengenal banyak para Kiai,” kata Suryo

Bahkan dalam beberapa kesempatan, Martuji menggunakan pakaian sorban putih yang dikalungkan di leher sambil mengenakan celana lengging warna ungu, mengenakan sandal perempuan, membawa kresek dan menaiki sepeda angin warna biru. Suryo menjelaskan bahwa kedatangan Martuji ke kediaman Kiai Syamsul Hadi Abdan adalah untuk mengharap doa untuk kesembuhannya.

“Martuji memang sering datang ke Pondok meminta doa dari para Kiai,” ungkap Suryo.

Sementara itu, salah seorang staf Pengasuhan Santri PMDG mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut. Menurutnya, memang ada orang gila yang mendantangi kediaman Kiai Syamsul Hadi Abdan. Namun, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pihak Pengasuhan Santri berhasil mencegah.

“Hari Rabu (21/2) memang ada orang gila yang mencari KH Syamsul Hadi Abdan, namun Alhamdulillah ada yang mencegah,” kata Wawan melalui pesan singkat yang diterima Gontornews.

“Alhamdulillah, tidak terjadi apa-apa, hanya dilaporkan ada bapak-bapak tua yang mencari-cari pekerjaan di sekitar pondok, namun sudah diusir oleh para astidz (guru,” tambahnya.

Untuk meningkatkan kewaspadaan, Staf Pengasuhan Santri PMDG, kabarnya, telah mengerahkan santri-santri Perbeda dan Persada untuk mengamankan rumah pimpinan Gontor.

“Hari Kamis,  pagi, Ru rumah Ustadz Syamsul (KH Syamsul Hadi Abdan) dan Ustadz Syukri (KH Abdullah Syukri Zarkasyi) dijaga oleh santri-santri dari PERBEDA/Persada guna mencegah kemungkinan hal-hal yang tidak baik,” papar Wawan.sumber: gontornews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar