Hukum Orang Berjalan Ketika Shalat? - KONTENISLAM.COM

Breaking

Home Top Ad

Jumat, 13 April 2018

Hukum Orang Berjalan Ketika Shalat?



Seri Tanya Jawab Seputar Shalat (29)

*Hukum Berjalan Ketika Shalat*

*Pertanyaan:*

Saya pernah shalat di suatu masjid di satu kota dan melihat orang berjalan saat sedang shalat mendekati tembok/pembatas. Bagaimanakah hukumnya? Apakah hal itu memang ada dalilnya?

*Jawaban:*

Berjalan saat sedang sholat dengan tujuan mendekati tembok/pembatas tidaklah membatalkan shalat, bahkan dianjurkan, karena gerakan ini untuk maslahat sholat, sebagaimana hadist yang diriwayatkan oleh Sahl bin Sa’ad As Sa’idi radhiyallahu’anhu, bahwasanya ia berkata :

كان بين مصلى رسول الله صلى الله عليه وسلم وبين الجدار ممر الشاة

“ Jarak antara tempat shalat Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam dan tembok ( pembatas ) adalah sejauh lewatnya kambing “ ( HR Bukhari dan Muslim )

Hadist di atas menunjukkan, bahwa sebaiknya jarak seorang dengan pembatas (sutrah) shalatnya adalah selebar tempat lewat kambing, sehingga jika ia shalat dan pembatasnya jauh di depannya, dianjurkan jika memang tidak terlalu jauh, bisa bergerak selangkah dua langkah secara putus-putus dan pelan-pelan.

Bahkan ada hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu’anhu :

أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يصلي فمرت شاة بين يديه فساعاها إلى القبلة حتى ألزق بطنه بالقبلة

“Bahwasanya Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam sedang shalat, tiba-tiba lewat seekor kambing di depannya, maka beliau segera bergerak menuju kiblat mendahului kambing tersebut, sehingga beliau menempelkan perutnya ke kiblat ( HR. Ibnu Khuzaimah, Shahih)

Hadist di atas menunjukkan bahwa Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam berjalan saat sedang sholat mendekati dinding pembatas ( sutrah ) yang di depannya dengan tujuan supaya kambing tidak lewat di depannya.

Wallahu A'lam
📝 Dr. Ahmad Zain An-Najah, MA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar