Habib Rizieq Ditetapkan Tersangka Lagi, Pengacara Kutip Hadis Tentang Polisi yang Dzalim - Konten Islam -->

Habib Rizieq Ditetapkan Tersangka Lagi, Pengacara Kutip Hadis Tentang Polisi yang Dzalim

Habib Rizieq Ditetapkan Tersangka Lagi, Pengacara Kutip Hadis Tentang Polisi yang Dzalim 

KONTENISLAM.COM - Tim Advokasi Habib Rizieq, Aziz Yanuar menilai penetapan tersangka HRS dalam peristiwa test swab RS Ummi Bogor jelas merupakan upaya target operasi politik dengan memperalat hukum.

“Sangat jelas terlihat bahwa orkestra melalui instrumen hukum yang menimpa HRS saat ini telah dikendalikan oleh kekuasaan politik dari penguasa dzalim,” kata Aziz dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/1/2021).

Menurut Aziz, penerapan Pasal 14 UU No. 1 Th 1946 terhadap HRS dalam kasus di RS UMMI Bogor adalah upaya untuk tetap melakukan isolasi terhadap HRS dalam penjara.

“Penetapat tersangka HRS kasus RS Ummi Bogor itu kezaliman yang melampaui batas,” ujarnya.

Aziz lantas mengutip Hadis Nabi yang menyebutkan tentang murka Allah terhadap para penagak hukum yang tidak adil.

“Akan ada di akhir zaman nanti para polisi yang berangkat di pagi hari membawa murka Allah dan pulang di sore hari membawa kemarahan dari Allah,” ujar Aziz seraya mengutip Hadis Nabi.

Sebelumnya, Bareskrim Polri kembali menetapkan tersangka Habib Rizieq tetkait kasus swab test di Rumah Sakit UMMI Bogor.

Rizieq ditetapkan tersangka bersama menantunya Hanif Alatas, dan Dirut Dirut RS UMMI, dr. Andi Tatat.

“Kita tetapkan tersangka (HRS), ada tiga yang menjadi tersangka,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian.

Rencananya, penyidik akan memeriksa ketiganya pada pekan ini.

“Minggu ini rencananya (diperiksa sebagai tersangka),” ujarnya. [pojoksatu]


Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close