Menohok! Teddy Sarankan JK Periksa Ingatan ke Dokter, Panggil Guru Les Bedakan Kritik Dan Fitnah - Konten Islam -->

Menohok! Teddy Sarankan JK Periksa Ingatan ke Dokter, Panggil Guru Les Bedakan Kritik Dan Fitnah

Menohok! Teddy Sarankan JK Periksa Ingatan ke Dokter, Panggil Guru Les Bedakan Kritik Dan Fitnah 

KONTENISLAM.COM - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi mengkritik mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) yang mempertanyakan bagaimana mengkritik pemerintah agar tidak dipanggil polisi.

Melalui akun Twitter pribadinya, @TeddyGusnaidi menyarankan JK memeriksa ingatannya ke dokter.
 
Selain itu, Teddy Gusnaidi juga meminta JK agar memanggil guru les ke rumahnya untuk mengajarinya membedakan kritik dengan fitnah.

“Kata @Pak_JK, bagaimana mengkritik pemerintah tanpa dipanggil polisi? Mudah.. caranya Pak JK buat janji dengan dokter untuk memeriksa ingatannya, atau panggil guru les ke rumah, untuk mengajari beliau membedakan mana kritik dan mana fitnah,” cetus Teddy, Minggu (14/2).
 
Sementara Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, sejak JK masih menjabat Wakil Presiden, sudah banyak warganet yang dilaporkan ke polisi.

“Pertanyaan Pak JK tentang “Bagaimana menyampaikan kritik agar tak dipanggil Polisi” harus dipahami sebagai pertanyaan biasa yang dihadapi Pemerintah sejak dulu, saat Pak JK jadi Wapres sekalipun,” kata Mahfud, dikutip Pojoksatu.id dari akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, Minggu (14/2).
 
Mahfud menyebut bukan baru sekarang pengeritik pemerintah dilaporkan ke polisi.

“Sejak dulu jika ada orng mengritik sering ada yang melaporkan ke pilisi dan polisi wajib merespon,” kata Mahfud.

Meski begitu, Mahfud meyakini JK tidak bermaksud menuding pemerintah sekarang karena sejak JK jadi wapres pun sudah banyak kasus yang dilaporkan ke polisi.

“Jadi Pak JK tak bermaksud menuding, zaman pemerintah sekarang ini kalau mengritik dipanggil polisi. Tapi itu terjadi sejak dulu karena selalu ada yang melapor ke polisi,” kata Mahfud.

“Faktanya sejak Pak JK masih jadi Wapres periode I juga ada kasus Sarrachen dan Muslim Cyber Army. Ada juga akun Piyungan,” tandas Mahfud.
 
Sumber: pojoksatu.id


Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close