Kesaksian Korban Selamat Bus Masuk Jurang di Tanjakan Cae Sumedang: Oleng, Bau Hangit, Allahu Akbar, Takbir! - Konten Islam -->

Kesaksian Korban Selamat Bus Masuk Jurang di Tanjakan Cae Sumedang: Oleng, Bau Hangit, Allahu Akbar, Takbir!

Kesaksian Korban Selamat Bus Masuk Jurang di Tanjakan Cae Sumedang: Oleng, Bau Hangit, Allahu Akbar, Takbir! 

KONTENISLAM.COM - Sampai dengan Kamis (11/3/2021) dini hari, jumlah korban meninggal kecelakaan bus maut di Tanjakan Cae, Wado Kabupaten Sumedang sudah bertambah menjadi 26 orang.

Sementar, 38 orang lainnya menderita luka-luka dan tengah menjalani perawatan intensif.

Salah satu korban selamat, Mimin Mintasih (52) menuturkan, ia ikut dalam rombongan bersama dua orang anaknya.

Bus tersebut, total berisi 52 orang. Para penumpang merupakan rombongan siswa SMPA IT AL Muawanah Cisalak, Subang, beserta orangtua dan guru.

“Alhamdulillah saya dan dua anak saya selamat,” ujar Mimin Mintarsih, Kamis (12/03/2021) dini hari.

Mimin mengungkap, di dalam bus, dia yang duduk di jok ke dua dari belakang deretan sopir bus.

Sebelum terjun ke jurang, bus lebih dulu mengalami oleng.
 
“Bis goyang-goyang terus masuk jurang,” ungkapnya.

Sebelum kejadian nahas itu, tuturnya, sudah tercium bau seperti terbakar.

“Pas di jalan sudah tercium bau hangit. Terus orang bilang ke supir periksa dulu. Supir bilang remnya blong,” bebernya.

Kemudian, bus langsung terjun ke dalam jurang. Sementara seluruh penumpang di dalam bus histeris dan berteriak ‘Allahu Akbar’.

“Semua orang teriak Allahhu akbar, takbir,” ucapnya.

Sesaat setelah bus terjun, Mimin mendapati dirinya terjepit kursi penumpang lain.

Sementara kedua anaknya terpental ke belakang.

“Saya kejepit jok. Saya merangkak nyari anak saya dan keluar dari bus,” tuturnya.

Sementara, berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

Sebelum jatuh ke jurang, bus nahas tersebut lebih dulu menabrak tiang listrik yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Bus nahas tersebut melaju dari Malangbong menuju Sumedang.

“Bus pariwisata itu ukurannya cukup besar dan jumlah penumpang pun banyak. Ada ibu-ibu, anak-aank dan orang tua,” ungkap Kepala Desa Sukajadi, Dede Suhendar, Rabu (10/3) malam.

Sesaat usai kejadian, warga dan petugas setempat berupaya mengevakuasi para korban.

“Saya sendiri ikut mengevakuasi korban yang meninggal dunia,” tuturnya.

Mengutip sebagian penumpang yang selamat, kades mengatakan jika korban merupakan rombongan asal Subang.

“Mereka pulang dari tempat ziarah, Pamijahan Tasikmalaya,” ucap dia.

Sementara, Direktur Lalulintas Polda Jabar Kombes Pol Eddy Djunaedi belum dapat menjelaskan bagaimana kronologis kecelakaan bus bernopol T 7591 TB tersebut sampai masuk ke jurang.

“Kami masih melakukan penyelidikan, dan mendalami untuk kronologis dan penyebab kecelakaan,” terang dia, Kamis (11/3/2021).

Dalam kecelakaan seperti ini, sambungnya, polisi bakal menerapkan sistem Traffic Accident Analysys (TAA).

“Nanti kita lakukan reka ulang, kecelakaan lalulintas. Dari moteda TAA, dapat diketahui bagaimana detik-detik terjadi kecelakaan dan apa penyebab kecelakaan yang terjadi,” jelasnya.[sumber: pojoksatu]



Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close