Sempat Diamankan Polisi dari PN Jaktim, 3 Simpatisan HRS Dipulangkan - Konten Islam -->

Sempat Diamankan Polisi dari PN Jaktim, 3 Simpatisan HRS Dipulangkan

Polisi membubarkan dan menangkap para pendukung HRS yang berkerumun dan tidak mau membubarkan diri saat sidang berlangsung di PN Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021). 

KONTENISLAM.COM - Polisi sempat mengamankan tiga orang simpatisan Habib Rizieq Shihab (HRS) usai dianggap sebagai provokator saat sidang kasus kerumunan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) kemarin. Kini, tiga orang tersebut telah dipulangkan.

"Iya itu hanya tiga orang sudah kita kembalikan ke keluarganya karena masih anak-anak. Itu bertiga masih bocah-bocah," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Indra Tarigan, saat dimintai konfirmasi, Sabtu (27/3/2021).
 
Ketiga orang tersebut diketahui masih berusia 15 hingga 16 tahun. Para remaja itu disebut mengaku sebagai pendukung Habib Rizieq.

Menurut Indra, ketiganya sempat diamankan karena mendorong petugas yang tengah berjaga. Akibat ulah ketiganya, sempat terjadi keributan di lokasi.

"Dia itu mendorong petugas yang sedang berjaga makanya sempat ada gesekan. Tapi kita buat pernyataan semalam ke keluarganya," ujar Indra.
 
Indra mengatakan tidak ada benda-benda senjata tajam yang dibawa ketiganya. Usai diberi pembinaan, ketiganya dikembalikan kepada orang tua masing-masing.

Sebelumnya, polisi sempat mengamankan sejumlah simpatisan Habib Rizieq Shihab (HRS) yang datang di depan PN Jaktim. Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan mengatakan simpatisan yang diamankan itu diduga telah melakukan aksi provokasi.

"Tentu Polri dalam hal ini bersama-sama dengan TNI yang melaksanakan pengamanan sidang MRS dkk juga melakukan step by step untuk mengimbau dulu, sekali, dua kali, tiga kali kita imbau untuk membubarkan kerumunan, sehingga kita tadi mengamankan satu-dua orang untuk melakukan edukasi, sekaligus juga mengingatkan untuk tidak melakukan tindakan memprovokasi yang mengakibatkan terjadinya kerumunan. Mudah-mudahan ini dipahami. Karena, bagaimanapun, situasi seperti ini kita tetap menaati prokes," ujar Erwin di PN Jakarta Timur, Jumat (26/3).
 
Erwin mengatakan provokasi dilakukan melalui ucapan serta melakukan pendorongan. Dia mengatakan oknum yang diduga provokator diamankan agar tak terjadi keributan.

"Ya tentu kegiatan yang sifatnya ucapan ataupun dorongan dan sebagainya, kita ingin mengetahui jangan sampai nanti akibat tindakannya oknum ini memicu yang lain untuk berkerumun dan tidak menaati prokes. Sehingga tadi kita lakukan swab antigen kepada yang bersangkutan," katanya. [detik]


Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close