Pengkritik Pemerintah Kerap Diserang Balik, Said Didu: Istana Jangan Anggap Kastanya Lebih Tinggi dari Orang di Luar! - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengkritik Pemerintah Kerap Diserang Balik, Said Didu: Istana Jangan Anggap Kastanya Lebih Tinggi dari Orang di Luar!

Pengkritik Pemerintah Kerap Diserang Balik, Said Didu: Istana Jangan Anggap Kastanya Lebih Tinggi dari Orang di Luar! 

KONTENISLAM.COM - Analis Kebijakan Publik, Said Didu meminta orang-orang Istana untuk tidak menganggap kasta mereka lebih tinggi dari pihak luar.

Apalagi, terdapat beberapa pihak yang kerap melayangkan kritik terhadap Pemerintah justru diserang bahkan hingga dimaki.

"Jadi kita ini seakan-akan, orang di luar istana ini adalah orang yang siap dimaki apa saja. Keluarlah istilah otak sungsang, apa segala, itu menurut saya membikin kohesivitas sosial semakin menjadi-jadi," tutur Said Didu, dikutip dari kanal Youtube Indonesia Lawyers Club, Selasa, 2 November 2021.

Oleh karena itu, dia pun meminta 'penghuni' Istana untuk tidak merasa kastanya lebih tinggi dari orang-orang di luar.

"Menurut saya istana harus menyadari hal-hal seperti ini, jadi janganlah menganggap orang di Istana, orang yang berkuasa itu kastanya lebih tinggi daripada orang yang di luar," ujar Said Didu.

Dia menekankan bahwa kasta mereka sama saja, hanya dibedakan oleh masalah gaji. Namun, pemikiran tetap sama.

"Jadi menurut saya, kita tidak tahu juga besok-besok yang di dalam (jadi) di luar, kan sama aja gitu. Jadi janganlah karena di dalam itu merasa kastanya lebih tinggi, sehingga mulut apa pun yang boleh keluar itu seenaknya saja," kata Said Didu.

Apalagi, muncul kata-kata 'hinaan' yang justru keluar dari mulut orang-orang yang berada di Istana.

"Otak sungsang lah, apa lah, macem-macem yang keluar itu, dan lucunya itu dari istana dan tidak pernah ditegur dan terus-terusan dilakukan," ucap Said Didu.

Menurutnya, saat ini merupakan masa terberatnya sebagai orang luar setelah keluar dari Pemerintahan.

"Saya lama di dalam, 30 tahun, lama sekali di dalam dan baru kali ini saya mengalami betapa beratnya menjadi luar karena setiap saat bisa dimaki oleh orang yang formal dalam jabatan," tutur Said Didu.

Selain itu, dia juga meminta Pemerintah untuk lebih sering menggunakan telinga daripada telunjuk mereka.

"Saya sih berharap Pemerintah apa pun ke depan itu sebaiknya banyak juga menggunakan telinga, jangan hanya menggunakan telunjuk," kata Said Didu,

Hal itu adalah karena kritikan atau suara-suara dari luar yang ditujukan kepada Istana belum tentu merupakan hal yang salah.

Karena telinga itu penting dari orang-orang yang tidak pernah digaji tapi teriak terus, dengerin aja, karena belum tentu salah juga. [pikiran-rakyat]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close