Ribuan Petani di Petasia Timur Menderita Akibat Kebrutalan Perusahaan Sawit - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ribuan Petani di Petasia Timur Menderita Akibat Kebrutalan Perusahaan Sawit

 Ribuan Petani di Petasia Timur Menderita Akibat Kebrutalan Perusahaan Sawit 

KONTENISLAM.COM - Ribuan petani di Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, terpaksa harus hidup dalam penderitaan karena menjadi korban kebrutalan perusahaan sawit.

Modusnya adalah mengiming-imingi para petani dengan sistem plasma atau bagi hasil.

Awalnya, pada tahun 1993 para petani dari Makassar datang ke Morowali Utara untuk menggarap lahan yang kala itu masih hutan belantara.

Karena bagus, mereka diminta oleh kepala desa dan camat setempat supaya mendatangkan petani lebih banyak lagi.

Masing-masing diberikan lahan seluas 2 hektar lengkap dengan alas hak atau legal standing berupa Sertifikat Keterampilan (SKT).

"Pada tahun 2006 waktu para petani sedang asyik-asyiknya menggarap lahan dengan cokelat, palawija dan segala macam, datanglah perusahaan sawit yang inisial namanya PT ANA. Mereka mencaplok 3.500 hektar lahan masyarakat untuk ditanami sawit dengan iming-iming sistem plasma atau bagi hasil yang ternyata hanya modus untuk merampas tanah para petani," terang Apriansyah, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (LBH HKTI), Sabtu (20/11/2021).

Ia mengungkapkan, janji manis yang diumbar PT ANA membuat petani kehilangan lahan yang menjadi sumber penghidupan untuk keluarganya.

Para petani semakin hidup miskin, menderita dan bahkan karena sudah tidak tahan lantas meninggalkan Morowali Utara.

Namun, beberapa di antaranya masih bertahan untuk memperjuangkan apa yang seharusnya menjadi hak mereka.

Mereka yang bertahan kemudian meminta pendampingan hukum kepada LBH HKTI melalui ujung tombaknya Haji Abidin dan Haji Pane sebagai Ketua Gapoktan.

Meksipun PT ANA mengklaim telah memberikan kompensasi kepada pemilik tanah, Haji Abidin dan Haji Pane ternyata sama sekali belum menerimanya.

"Dan ternyata kami menemukan di sana itu banyak sekali permainan-permainan yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa dan oknum aparat. Oknum-oknum tersebut mengambil keuntungan pribadi dan kelompok di atas penderitaan petani yang tanahnya dicaplok oleh perusahaan sawit," tutur Apriansyah.

Hingga saat ini, LBH HKTI telah melayangkan dua kali somasi kepada PT ANA yang menguasai lahan para petani.

Kedua somasi itu telah dijawab oleh PT ANA dan akan ditindaklanjuti melalui pertemuan untuk klarifikasi.

"Kami tunggulah. Katanya mereka akan datang kepada kami untuk memberikan klarifikasi. Kami punya semua alas-alas hak atau legal standingnya berupa SKT. Kami minta PT ANA agar punya hati nurani untuk mengembalikan lahan milik para petani yang telah dikuasainya selama belasan tahun," imbuh Apriansyah.

Apa yang dialami petani Petasia Timur jelas bertentangan dengan janji Presiden Joko Widodo yang berkali-kali menegaskan akan memberantas mafia tanah guna mewujudkan reformasi agraria dan memberikan kepastian terhadap ketersediaan ruang hidup yang adil bagi masyarakat.

Komitmen memberantas mafia tanah terakhir kali disampaikan Presiden Jokowi saat menyerahkan 124.120 sertifikat tanah hasil redistribusi di 26 provinsi dan 127 kabupaten/kota di seluruh Indonesia kepada masyarakat pada Rabu (22/9/2021), bertepatan dengan Hari Agraria dan Tata Ruang Tahun 2021, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

"Saya juga kembali mengingatkan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas mafia-mafia tanah. Kepada jajaran Polri saya minta jangan ragu-ragu mengusut mafia-mafia tanah yang ada. Jangan sampai juga ada aparat penegak hukum yang mem-backingi mafia tanah tersebut. Saya tidak ingin rakyat kecil tidak mempunyai kepastian hukum terhadap lahan yang menjadi sandaran hidup mereka," tegas Presiden Jokowi saat itu. [Sumber: akurat]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close