Luhut ‘Kelabakan’ Saat Diminta Buka Big Data oleh Mahasiswa, Rocky Gerung: Dia Berupaya Sembunyikan Kebohongan - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Luhut ‘Kelabakan’ Saat Diminta Buka Big Data oleh Mahasiswa, Rocky Gerung: Dia Berupaya Sembunyikan Kebohongan

rocky gerung sebut luhut bohong soal big data 

KONTENISLAM.COM - Pengamat politik Rocky Gerung melayangkan kritik tajam kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang menolak membuka big data saat didesak oleh mahasiswa Universitas Indonesia (UI).

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Luhut dihadang oleh mahasiswa UI saat hendak mengisi kuliah umum di UI.

Mahasiswa UI mendesak Luhut untuk memberikan pernyataan tegas untuk menolak perpanjangan masa jabatan Presiden.
 
Selain itu, mahasiswa juga meminta Luhut untuk membuka big data soal masyarakat yang menginginkan pemilihan umum (pemilu) 2024 ditunda.

Namun sayangnya, Luhut justru dengan tegas menolak permintaan mahasiswa untuk membuka big data. Menurutnya, ia memiliki hak untuk tidak membuka big  data kepada orang lain.

“Dengerin saya, kan saya punya hak untuk tidak menshare sama kalian ya, nggak ada masalah kan, kenapa mesti ribut, beda pendapat kan biasa,” kata Luhut seperti dikutip dari Youtube iNews.

Merespon sikap Luhut yang menolak membuka big data saat diminta mahasiswa, Rocky Gerung justru menilai bahwa klaim Luhut soal adanya big data hanya sebuah kebohongan.
 
“Luhut sebetulnya antara ngeyel dan berupaya menghindar dari pertanyaan,” kata Rocky Gerung seperti dikutip Kabar Besuki dari kanal Youtube pribadinya pada 13 April 2022.

“Kan pertanyaan mahasiswa konkret ‘bahwa anda kan pejabat publik berarti hak publik untuk mengetahui semua sumber ucapan anda dijamin Undang-Undang terbuka informasi,” lanjutnya..

Menurut Rocky Gerung, Luhut berupaya menyembunyikan kebohongan mengenai big data saat ditanya oleh mahasiswa.

“Pak Luhut sedikit gugup sebetulnya karena tidak menyangka ada pertanyaan itu dan mulai ngeles-ngeles,” ujarnya.
 
Lebih lanjut, mantan dosen Filsafat Universitas Indonesia itu menilai bahwa klaim Luhut soal big data hanya kebohongan.

Oleh karena itu menurut Rocky Gerung, Luhut tidak bisa membuka dan membuktikan adanya big data soal masyarakat yang menginginkan pemilu ditunda.

“Jadi saya kira mahasiswa ini ngerti kalau dia ini pembohong juga, itu percakapan yang menunjukkan bahwa mahasiswa UI berhasil menguliti pejabat yang berbohong,” tuturnya.
 
“Mahasiswa memenangkan dialog itu dan Pak Luhut berupaya menyembunyikan kebohongannya,” tandasnya.***[pikiran-rakyat]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close