Mega: Banyak Orang Katakan Bung Karno Tendensi Komunis, Saya Mau Perbaiki - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mega: Banyak Orang Katakan Bung Karno Tendensi Komunis, Saya Mau Perbaiki

Megawati Soekarnoputri 

KONTENISLAM.COM - Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang juga Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri berbicara tentang sosok Presiden pertama Indonesia Sukarno.

Megawati mengaku tahu banyak orang yang menganggap Sukarno bertendensi komunis.

Hal itu disampaikan Megawati saat memberikan sambutan pada acara pembentukan Brida.

Dia awalnya berbicara tentang penundaan pemilu yang beberapa kali digaungkan sejumlah pihak hingga mempengaruhi kondisi Indonesia.

"Seperti saya bilang, apa nggak pontang-panting, sudah kena pandemi, sudah gitu dari sisi kepemerintahan segala macam hanya karena gara-gara sebuah keinginan penundaan yang sudah tegas-tegas dikatakan Presiden tidak ada penundaan, kurang apa lagi? Tapi itu kan permainan politik, di sini saya sampaikan bagian risetnya ini, nggak bisa, karena kita mesti hidup, mau beri makan rakyat dengan apa?" kata Megawati seperti disiarkan lewat YouTube BRIN, Rabu (20/4/2022).

Megawati lantas berbicara terkait ayahnya, Sukarno, yang disebutnya dicap orang bertendensi komunis.

Dia pun, dalam kesempatan itu, mau memperbaiki nama baik Sukarno.

"Bung Karno proklamator kita, pahlawan bangsa kita, ada keputusannya karena apa? Masih banyak ada orang yang mengatakan, 'Hah, Bung Karno itu kan ada tendensinya komunis', ini saya mau memperbaiki nama baik beliau," ujarnya.

Dia mengaku heran Sukarno kerap dibicarakan demikian padahal selalu memikirkan rakyatnya.

Dia menyebut Sukarno selalu memikirkan bagaimana perut rakyatnya bisa kenyang.

"Beliau selalu mengatakan, 'Apa yang terpenting bagi rakyatmu? Perutnya kenyang'. Bagaimana mengadakan perut kenyang rakyat? Jangan hanya cengeng kenaikan harga dan sebagainya," ujarnya.

Megawati pun meminta agar kepala daerah punya pikiran hingga perencanaan untuk menyejahterakan rakyat.

Dia berharap masukan-masukan dari BRIN hingga Brida, yang rencananya akan dibentuk, bisa dijadikan backup masukan bagi pemerintah daerah.

"Kalian itu kepala kepala pemerintahan di daerah loh. Buat sebuah perencanaan, itu backup-nya sudah saya katakan ada BRIN, sekarang pembentukan Brida. Saya minta dengan segala hormat saya kepada Menteri Dalam negeri untuk mempercepat pembentukan Brida-Brida ini.

Kita hanya sodorkan sebaiknya dilakukan seperti ini, monggo kepala pemerintahannya mau menjalankan apa tidak. Tapi karena ini riset, itu tidak ada namanya politik, ini sebuah netralitas dan objektivitas yang ada," ujarnya. [detik]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close