Puan Maharani Gagas Islam Merah Putih, Warganet: Nabinya Siapa? - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Puan Maharani Gagas Islam Merah Putih, Warganet: Nabinya Siapa?

Puan Maharani (Istimewa)

KONTENISLAM.COM - Konsep Islam Merah Putih yang digagas oleh Ketua DPR Puan Maharani mendapat tanggapan dari Dokter Eva Sri Diana.

Menurut Dokter Eva, Islam Merah Putih dinilai sebagai sesuatu yang aneh dan ia tidak setuju dengan gagasa tersebut.

"Ada vaksin nusantara, ada vaksin merah putih. Ngga mau kalah sekarang, ada Islam nusantara, ada Islam merah putih. Pertanyaannya, yang ngajarin pembagian malaikat mana ya?" kata Dokter Eva melalui akun Twitter @_Sriadiana_3va, dikutip Hops.ID Sabtu 30 April 2022.

Dokter Eva pun meminta agar konsep Islam merah putih sebaiknya dihentikan. Karena hal itu bernuansa politisasi terhadap agama Islam.

"Islam hanya satu, nggak usah dipolitisasi. Ntar dicekal malaikat Izroil. Mau sakratul mautnya macet?" kata Dokter Eva.

Sontak saja cuitan Dokter Eva itu langsung dibanjiri komentar warganet. Banyak di antara mereka juga heran dengan konsep Islam merah putih.

"Kitab sucinya apa ya? Pakai bahasa apa? Kiblat kemana? Naik haji kemana? Nabinya siapa? Kalau masih sama, kok ribet amat bikin yang baru. Kecuali punya Kitab Suci sendiri, kiblat sendiri dah nabi sendiri," kata warganet.

"Islam merah putih ajaran siapa ya, kitab sucinya apa? Setahu saya islam itu cuman islam rahmatan lil alamin yang kitab sucinya Al-Quran," kata warganet.

"Ketika politisi melarang politik identitas tapi mereka sendiri sedang membuat identitas dengan mempolitasi agama," kata warganet.

"Inilah pokitik jual agama, sebenarnya mereka gak paham Islam. Tapi ingin jual Islam dan ditukar dengan kekuasaan (dunia)," kata warganet.***

Sumber: hops

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close