Eks Pejabat WHO Desak RI Jelaskan Hepatitis Tewaskan 3 Anak Jakarta - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Eks Pejabat WHO Desak RI Jelaskan Hepatitis Tewaskan 3 Anak Jakarta

Ilustrasi.

KONTENISLAM.COM - Mantan Direktur Penyakit Menular Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara, Tjandra Yoga Aditama, mendesak pemerintah menjelaskan tentang Hepatitis misterius yang mengakibatkan tiga anak di Jakarta meninggal.
Yoga meminta pemerintah menjelaskan tingkat fatalitas kasus di Indonesia yang lebih tinggi ketimbang negara-negara lain.

"Akan baik kalau ada penjelasan lebih rinci tentang perbedaan fatalitas ini. Satu meninggal dari 170 kasus di dunia, dan tiga meninggal dari tiga kasus kita," kata Yoga dalam keterangan tertulis, Selasa (3/5).
 
Yoga menyoroti Kementerian Kesehatan belum mengungkap hasil laboratorium Hepatitis A,B,C dan E pada tiga kasus itu. Kemenkes juga belum mengungkap keberadaan Adenovirus 41 pada tiga kasus itu.
 
Dia menyebut, kasus Hepatitis misterius di negara lain disertai hasil negatif tes Hepatitis A-E. Kasus-kasus di dunia juga disertai keberadaan Adenovirus 41.

"Selain nantinya tentu akan ada penjelasan tentang hasil laboratorium Hepatitis A-E dan juga Adenovirus di kasus kita, maka baiknya juga disampaikan ke publik tentang ada hasil pemeriksaan virus-virus lainnya," ujarnya.

Yoga mengingatkan, WHO telah merekomendasikan pemeriksaan darah, serum, urine, feses, sampel saluran napas, dan bila mungkin biopsi hati.

Pemeriksaan-pemeriksaan itu dilakukan guna mengetahui karakteristik virus secara mendalam, termasuk sequencing.

Yoga melontarkan desakan ini kala dunia sedang diramaikan berita 200 anak terjangkit Hepatitis misterius. Banyak kasus dilaporkan di negara dengan fasilitas kesehatan mumpuni, seperti Amerika Serikat dan Inggris.

Di Indonesia, ada tiga kasus Hepatitis yang ditemukan di Jakarta. Ketiga anak yang mengidap penyakit itu meninggal dunia.

Adenovirus, virus yang memicu meriang, dikabarkan menjadi salah satu penyebab penyakit ini. Namun, para ahli di berbagai negara belum bisa menyimpulkan asal penyakit ini secara pasti.[cnnindonesia]
Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close