Jika Ruhut Dinilai Rasis ke Orang Papua, Gus Dur Justru Sangat Menghormati Papua - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jika Ruhut Dinilai Rasis ke Orang Papua, Gus Dur Justru Sangat Menghormati Papua

Ruhut Sitompul posting meme berbau SARA. Politikus PDIP, Ruhut Sitompul mengunggah foto meme bergambar wajah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sedang menggunakan pakaian adat Papua. Unggahan Ruhut dinilai sudah melanggar SARA. Foto: Tangkapan layar. 

KONTENISLAM.COM - Politikus PDIP Ruhut Sitompul membuat gaduh usai diduga rasis kepada orang Papua karena mengunggah foto meme berwajah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menggunakan pakaian adat khas Papua.

Berbeda dengan Ruhut, Presiden keempat RI, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur justru sangat menghormati Papua dan masyarakatnya. Tak heran jika Gus Dur selalu dicintai masyarakat Papua hingga kini.

Saat itu Wiranto melapor jika ada pengibaran bendera Bintang Kejora milik OPM.

“Bapak Presiden, kami laporkan di Papua ada pengibaran bendera Bintang Kejora,” lapor Wiranto seperti dinukil dari buku Gus Durku, Gus Dur Anda, Gus Dur Kita, karya Muhammad AS Hikam.

Namun bukannya panik, justru Gus Dur menanggapi laporan Wiranto dengan santai.

“Apa masih ada bendera Merah Putihnya?” tanya Gus Dur.

“Ada hanya satu, tinggi,” jawab Wiranto.

“Ya sudah, anggap saja bintang kejora itu umbul-umbul," kata Gus Dur santai.

“Tapi Bapak Presiden, ini sangat berbahaya,” ucap Wiranto.

“Pikiran Bapak yang harus berubah, apa susahnya menganggap Bintang Kejora sebagai umbul-umbul! Sepak bola saja banyak benderanya!” timpal Gus Dur.

Pada 2007, Gus Dur yang sudah tidak lagi jadi Presiden mengungkapkan alasannya memperbolehkan bendera Bintang Kejora berkibar.

Gus Dur menganggap bendera Bintang Kejora hanya bendera kultural warga Papua.

“Bintang kejora bendera kultural. Kalau kita anggap sebagai bendera politik, salah kita sendiri,” kata Gus Dur.

Sebelumnya Politikus PDIP Ruhut Sitompul membuat netizen naik pitam usai mengunggah foto meme berwajah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di akun Twitternya.

Ruhut diduga melakukan aksi rasis karena foto meme yang diunggah di akun Twitter pribadinya @ruhutsitompul menampilkan wajah Anies yang menggunakan pakaian adat khas Papua berikut kotekanya.

Ruhut juga dinilai netizen telah melanggar SARA karena menyinggung etnis Papua dan Betawi lewat captionsnya.

"Ha ha ha kata orang Betawi usahe ngeri X Sip deh," tulis Ruhut.

Hingga berita ini ditulis, setidaknya sudah ada 1,554 netizen yang berkomentar di postingan Ruhut tersebut.

Sejumlah netizen pun mengecam postingan politikus yang terkenal "kutu loncat".

"@ruhutsitompul. Ini dah Rasis yaa. Ngapain sebut2 orang Betawi," komentar akun J.T @DarkNig***

"@ruhutsitompul. Sungguh anda TIDAK BERPENDIDIKAN. Oom & bibi saya dari ayah asli Papua. Keluarga saya ada di Papua. Kalau tak tau tentang Papua lbh baik diam," tulis akun @IMRONBI**.

"@ruhutsitompul BODOH X INI BA*** SATU.... NGERI DIMANA? ITU PAKAIAN TRADISIONAL ORANG... KALAU KAU BILANG NGERI, BRARTI SAMA SAJA KAU MENGHINA ORANG HITAM DENGAN PAKAIAN TRADISIONAL NYA DONG. AWAS KENA SOMASI LAGI KAU TAK. ADA2 SAJA NI ORTAXS," tulis @agusrandom***

Bahkan seorang netizen mengingatkan kemungkinan terjadinya konflik antarsuku karena postingan Ruhut.

"Hati2 konflik horizontal dg warga suku batak di tanah papua gara2 cuitanmu ini bang! Kami org papua tidak pernah mengusik anda!!" ujar akun @FitriRumod**

Postingan Ruhut pun berbuntut panjang. Netizen menyerukan hastag #RuhutLanggarUUITE yang menjadi trending topic di Twitter pada Kamis (12/5/2022) dini hari. [republika]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close