Megawati Tak Hadir di Pernikahan Adik Jokowi, Pengamat: Bisa Jadi Ibu Mega Tidak Setuju Kolusi-Nepotisme - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Megawati Tak Hadir di Pernikahan Adik Jokowi, Pengamat: Bisa Jadi Ibu Mega Tidak Setuju Kolusi-Nepotisme

 

KONTENISLAM.COM - Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani tidak terlihat hadir dalam pernikahan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman dengan adik Presiden Joko Widodo, Idayati.

Muncul beragam spekulasi bahwa hubungan Megawati dan Jokowi tidak harmonis.

Namun pendapat berbeda dari Pakar politik, Hendri Satrio. Dia menilai bahwa bisa jadi ketidakhadiran Megawati karena mantan Presiden RI itu tidak ingin adanya praktik KKN.

"Ketidakhadiran Bu Mega saat pernikahan adiknya Pak Jokowi dengan Ketua MK bisa diartikan Bu Mega tidak setuju terciptanya potensi Kolusi-Nepotisme, demikian!" ujar pria yang akrab dipanggil Hendsat ini melalui Twitter-nya, Senin 30 Mei 2022.

Menurut Hanset, terkait kabar ketidak harmonisnya hubungan Megawati dan Jokowi, biar akan terungkap sendirinya.

"Bila tentang baik atau tidak relasi antara Mega dan Jokowi saat ini, biar lah mereka yang bicara, Kan udah gede," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, membenarkan bahwa Megawati dan Puan Maharani tidak tidak hadir dalam acara pernikahan, baik akad nikah maupun resepsi.

Namun dia tidak mengetahui apakah keduanya mendapat undangan.

"Kemarin (Mega dan Puan) nggak datang. Nggak tahu diundang apa nggak," kata Rudy kepada wartawan belum lama ini.

Menurutnya, jika Megawati ke Solo, dirinya pasti diminta untuk menemani. Akan tetapi kali ini dia tidak dihubungi oleh Megawati.

"Biasanya kalau ibu ke sini saya diminta mendampingi. Prajurit kalau disuruh ke utara ya ke utara, ke selatan ya ke selatan," katanya.

Rudy juga menepis isu hubungan Jokowi yang merenggang dengan Mega maupun Puan.

Terlebih belakangan, Jokowi seakan memberi kode dukungan untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

"Itu cuma isu. Saya kira hubungannya baik, namanya politik ya wajar kalau diisukan apa saja," pungkasnya. [fin]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close