Ngeri! Rocky Gerung Sebut Ada Indikasi Lengserkan Jokowi di Internal PDIP: Indonesia Darurat Politik, Butuh Pemimpin Sementara! - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ngeri! Rocky Gerung Sebut Ada Indikasi Lengserkan Jokowi di Internal PDIP: Indonesia Darurat Politik, Butuh Pemimpin Sementara!

Ngeri! Rocky Gerung Sebut Ada Indikasi Lengserkan Jokowi di Internal PDIP: Indonesia Darurat Politik, Butuh Pemimpin Sementara! 

KONTENISLAM.COM - Pemerhati politik Rocky Gerung mengamati ada gejolak di internal PDIP yang mengarah pada pelengseran Jokowi sebagai presiden.

Ia tak membeberkan dinamika tersebut secara gamblang.

Namun, kata dia, hal itu bisa diamati lewat pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Rocky mengendus adanya kecemasan di tubuh Partai Banteng yang mengakibatkan timbulnya gejolak politik.

Pada gilirannya, kata dia, semua pihak nyaris meragukan apakah usia kekuasaan Jokowi akan sampai pada 2024 mendatang.

"Pidato Megawati mengindikasikan adanya kekacauan di internal PDIP. Kalau terjadi perubahan politik, ketika Jokowi akan dilengserkan, dia bisa intervensi melalui MK," ujar Rocky dalam acara yang diselenggarakan Simpul Jaringan Umat Institute (Sijarum Institute) di 101 Hotel, Palembang, Selasa (28/6/22).

Pria yang sering disebut-sebut filsuf ini menilai Indonesia sekarang membutuhkan pemimpin sementara.

Tak hanya itu, ia bahkan mengajak masyarakat untuk bersiaga dengan keadaan darurat politik.

"Politik itu membatalkan hal yang tak mungkin. Kalau rakyat yang beri tiket untuk LaNyalla, maka bukan tak mungkin jadi Presiden. Kita berharap pemerintahan mulus hingga 2024. Tapi kalau tak mulus, kita harus mempersiapkan panitia dalam keadaan darurat," tegasnya.

Menurut Rocky, gejolak politik tersebut terjadi lantaran Indonesia mulai meninggalkan prinsip demokrasi.

Hal ini terlihat dari pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut oposisi tak dibutuhkan lagi sebagai penyeimbang di negara demokrasi.

"Praktik demokrasi di negeri ini berhenti ketika Jokowi menyebut tak butuh lagi oposisi sebagai penyeimbang," tandasnya.

Sebagai informasi, pernyataan Jokowi yang menyebut Indonesia tak ada oposisi disampaikannya pada Kamis (24/10/2019) lalu saat menjawab pertanyaan soal bergabungnya Partai Gerindra, yang sebelumnya berseberangan, menjadi masuk dalam Kabinet Indonesia Maju.

Menurutnya, demokrasi di Indonesia adalah demokrasi gotong royong.

"Kita ini ingin membangun sebuah demokrasi gotong royong. Jadi perlu saya sampaikan bahwa di Indonesia ini tidak ada yang namanya oposisi kaya di negara lain. Demokrasi kita ini adalah demokrasi gotong royong," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. [poskota]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
Menyalin
close