Asal Mangap Nyinyir Soal Hukuman Mati Bagi Koruptor, Said Didu: Kapan Ada Usulan Koruptor Dihukum Mati Masuk UUD? - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Asal Mangap Nyinyir Soal Hukuman Mati Bagi Koruptor, Said Didu: Kapan Ada Usulan Koruptor Dihukum Mati Masuk UUD?

Asal Mangap Nyinyir Soal Hukuman Mati Bagi Koruptor, Said Didu: Kapan Ada Usulan Koruptor Dihukum Mati Masuk UUD?


KONTENISLAM.COM - 
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu menyoroti tanggapan dari salah satu warganet di media sosial Twitter soal tersangka Duta Palma Group Surya Darmadi alias Apeng yang kabur ke Singapura.

Hal tersebut ditanggapi Said Didu melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Said Didu mengherankan tanggapan dari warganet tersebut.

 

Said Didu bahkan menyebut bahwa tanggapan dari warganet itu hanya asal ceplos tanpa disertai riset terlebih dahulu.


"Mention #asalmangap. Kapan ada usulan koruptor dihukum mati masuk UUD?," ungkap Said Didu melalui akun Twitter pribadi miliknya pada Selasa (26/7).


Sebelumnya, akun Twitter dengan nama @Putribangsa22 turut menanggapi cuitan dari Said Didu soal kasus buronan koruptor yang kabur ke Singapura.


"Waktu Usulan UUD agar koruptor di hukum mati di tolak DPR kalian kemana gak Demo ke DPR untuk di setujui," ucapnya.


Sementara itu, dalam cuitannya, Said Didu mengungkit soal Singapura yang tidak mengizinkan Ustadz Abdul Somad (UAS) untuk masuk ke dalam Singapura dengan alasan tertentu.


Said Didu juga mengatakan bahwa disaat yang bersamaan itu, para penguasa di Tanah Air justru dengan kompaknya dukung negara Singapura.


"Saat Singapura mengusir ulama, penguasa dan akun2 NKRI kompak dukung Singapura," ucap Said Didu.


Lanjut, Said Didu menyebutkan bahwa banyak yang diam membisu saat Singapura justru menjadi tempat persembunyian para koruptor.


"Saat menampung koruptor mereka semua diam. Makin jelas posisi siapa mereka," ungkap Said Didu.

 

Sebagai informasi, selain Apeng, ada beberapa nama lain yang terjerat kasus korupsi melarikan diri ke Singapura, seperti Hartawan Aluwi (buronan kasus Bank Century), Adelin Lis (kasus korupsi dan pembalakan liar), termasuk Sjamsul Nursalim yang terlibat kasus korupsi BLBI. [wartaekonomi]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close