Bukti Penganiayaan pada Tubuh Brigadir J Dibeberkan, Hal Janggal Makin Dikorek: Hasil Tembakannya Juga Aneh Bin Ajaib! - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bukti Penganiayaan pada Tubuh Brigadir J Dibeberkan, Hal Janggal Makin Dikorek: Hasil Tembakannya Juga Aneh Bin Ajaib!

Bukti Penganiayaan pada Tubuh Brigadir J Dibeberkan, Hal Janggal Makin Dikorek: Hasil Tembakannya Juga Aneh Bin Ajaib!


KONTENISLAM.COM - 
Pegiat media sosial Bachrum Achmadi menyoroti soal pernyataan dari Kuasa hukum keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak terkait bukti-bukti adanya dugaan penganiayaan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Hal tersebut ditanggapi Bachrum Achmadi melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Bachrum Achmadi mengatakan bahwa soal kejanggalan peristiwa baku tembak kedua polisi tersebut. Bachrum Achmadi mengherankan tembakan yang dikeluarkan dari masing-masing polisi tersebut seakan ada keanehan. "Awak abis pikir koq bisa polisi tembak2an tp hasil tembakannya kek gitu," ucap Bachrum Achmadi melalui akun Twitter pribadi miliknya, Senin (25/7). Kemudian, Bachrum Achmadi juga menyebutkan seperti ada sesuatu dibalik peluru tembakannya. "Apa memang ada peluru bgitu ditembakkan, pelurunya bisa belok2 & mutar2 pas terkena sasaran? Aneh bin ajaib!," ungkap Bachrum Achmadi. Tanggapan dari Bachrum Achmadi tersebut juga disertai dengan judul pemberitaan dari laman salah satu TV Swasta yakni "Ketika Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Beberkan Bukti Penganiayaan di Hadapan Para Jenderal". Dari pemberitaan yang disertakan Bachrum Achmadi, diketahui bahwa Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan pihaknya sudah memaparkan bukti-bukti adanya dugaan penganiayaan. Hal itu dibeberkan di hadapan para Jenderal Polri saat melakukan gelar perkara pada Rabu, 21 Juli 2022. Kamaruddin mengungkapkan bahwa bekas luka-luka yang ada di sekujur tubuh Brigadir J itu terdokumentasi dalam video maupun foto. Video dan foto itulah yang diajukan pihaknya sebagai bukti-bukti kepada penyidik kepolisian, termasuk Tim Khusus (Timsus) bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dari keterangan Kamaruddin, bukti-bukti adanya penganiayaan terhadap Brigadir J bukan dari rumah sakit Polri. Namun dari pihak keluarga Brigadir J, tak lama setelah polisi mengantarkan jenazah Brigadir J kepada pihak keluarganya. "Luka-luka itu bukan didapat dari rumah sakit, tapi didapat di Jambi ketika hari Minggu itu polisi keluar dari rumah (usai mengantar jenazah Brigadir J) lalu dibuka baju yang dipakai alamarhum. Keadaan tubuh Brigadir J divideokan dan difoto," tutur Kamaruddin dikutip dari tayangan channel YouTube salah satu TV Swasta, Senin (25/7). Lanjut, Kamaruddin menerangkan bahwa pada saat dirinya menunjukkan bukti-bukti tersebut, para jenderal seakan tidak bisa mengucap sepatah kata pun. "Luka-luka tersebut sudah saya jelaskan kepada jenderal-jenderal polisi. Mereka terpesona dan tidak bisa membantah. Jadi, tidak ada bantahan. Mereka semua menerima bukti-bukti yang saya berikan," ungkap Kamaruddin. Sebelumnya, Kamaruddin membeberkan ada sejumlah fakta-fakta baru dalam kasus kematian Brigadir J yakni adanya bekas luka jerat diduga kawat pada bagian leher hingga jari-jari tangan yang sudah patah. "Seperti tadi ada jerat tali di leher atau diduga kawat, tangannya juga hancur, sudah dipatah-patahin ini tinggal kulitnya. Kemudian ada luka robek disini (pundak), ada luka robek di kepala, ada luka robek di bibir, ada luka robek sampai dijahit di hidung, ada luka robek dua di bawah mata, kemudian ada juga robek di dalam perut, memar-memar sampai biru kemudian di kaki, kemudian jari-jari," pungkas Kamaruddin. [wartaekonomi]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam