Dikecam untuk Tanggung Jawab Kegaduhan Islamophobia, Chusnul Chotimah: Merendahkan Agama Islam! - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Dikecam untuk Tanggung Jawab Kegaduhan Islamophobia, Chusnul Chotimah: Merendahkan Agama Islam!

 


KONTENISLAM.COM - 
Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyoroti soal deklarasi Gerakan Nasional Anti Islamofobia (GNAI) dari Politisi Partai Gerindra Ferry Juliantono, sejumlah tokoh bangsa, ulama, hingga aktivis.

Hal itu ditanggapi Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Chusnul Chotimah menyebutkan bahwa Partai Gerindra yang diketuai oleh Prabowo Subianto justru menggemborkan soal Islamophobia.

 

Chusnul Chotimah mengherankan hal itu lantaran dirinya mengaitkan dengan pesoalan pembubaran organisasi yang membawa nama Islam.


"Yang dibubarkan HTI FPI. Yang diteriakkan @Gerindra malah Islamofobia, takut pd Islam. Sejak kapan ga suka HTI FPI sama denagn takut pada Islam? ," ucap Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadi miliknya, Senin (18/7).


Kemudian, Chusnul Chotimah menuturkan bahwa agama Islam itu sangat mulia dan tidak patut disamakan dengan organisasi seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Persaudaraan Islam (FPI).


"Islam itu sangat mulia jangan disamakan dgn ormas terlarang, menyamakannya sama aja dgn merendahkan Islam," ungkap Chusnul Chotimah.


Chusnul Chotimah juga meminta untuk Prabowo Subianto bertanggung jawab atas kegaduhan soal islamophobia.


"@prabowo hrs tanggung jwb dgn kegaduhan ini," imbuh Chusnul Chotimah.


Sementara itu, diketahui bahwa Politisi Partai Gerindra Ferry Juliantono mendeklarasikan gerakan islamophobia. Sejumlah tokoh bangsa, ulama, hingga Aktivis akan mendeklarasikan Gerakan Nasional Anti Islamofobia (GNAI).


GNAI digelar di Aula Buya Hamka, Majid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada siang hari Jumat (15/7). Deklarasi itu dipimpin langsung oleh Ferry Juliantono yang sekaligus menjabat sebagai Presidium GNAI.


Tak hanya itu, deklarasi tersebut juga dihadiri oleh para tokoh nasional, ulama hingga aktivis muslim yang bergabung dengan gerakan tersebut.

 

Ferry Juliantono menuturkan bahwa hal itu dilakukan lantaran bertepatan dengan resolusi PBB yang telah mencanangkan setiap tanggal 15 Maret sebagai Hari Melawan Islamophobia.


"Para aktivis sepakat untuk menjadikan Resolusi PBB ini sebagai pijakan untuk melawan Islamophobia di dalam negeri yang semakin hari semakin memecah persatuan dan kesatuan bangsa,” imbuh Ferry Juliantono.[wartaekonomi]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close