Ketua MUI Bantah Pernah Terima Duit dan Jabatan dari Koperasi Syariah 212, Nama Wapres Maruf Amin Sampai Disebut-sebut, Simak! - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ketua MUI Bantah Pernah Terima Duit dan Jabatan dari Koperasi Syariah 212, Nama Wapres Maruf Amin Sampai Disebut-sebut, Simak!

Ketua MUI Bantah Pernah Terima Duit dan Jabatan dari Koperasi Syariah 212, Nama Wapres Maruf Amin Sampai Disebut-sebut, Simak! 

KONTENISLAM.COM - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah, Cholil Nafis membantah bahwa dirinya terkait dengan Koperasi Syariah 212 yang tengah bermasalah. bantahan ini ia sampaikan lantaran namanya disebut-sebut menjabat sebagai Dewan Pengawas (Dewas) Koperasi Syariah 212.

Menurut Cholil, dirinya tidak pernah menjabat sebagai Dewas di koperasi yang diduga menerima aliran dana Rp10 miliar dari yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

“Banyak yang tanya soal saya di koprasi 212. Saya tegaskan bahwa saya tidak menjabat Dewan Pengawas Syariah di tempat itu,” kata Cholil di akun Twitternya, Rabu (27/7/2022).

“Saya tidak pernah menerima uang dari koperasi itu,” sambungnya.

Rais Syuriyah PBNU ini juga mengatakan, tidak pernah menggelar rapat dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin membahas soal Koperasi 212.

“Seingat saya tidak pernah Kiai Ma'ruf Amin rapat dengan saya membahas soal Koperasi 212,” ungkapnya.

Banyak yg tanya soal saya di koprasi 212. Saya tegaskan bahwa saya tdk menjabat Dewan Pengawas Syariah di tempat itu. Saya tdk pernah menerima uang dari koprasi itu.

Seingat saya tdk pernah Kiai Ma'ruf Amin rapat dg saya membahas soal koprasi 212.
— cholil nafis (@cholilnafis) July 27, 2022

Untuk diketahui, Kasus penyelewengan dana bantuan sosial/CSR untuk korban kecelakaan pesawat Lion Air oleh petinggi yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) turut menyeret Koperasi Syariah 212.

Tercatat ada Rp 10 miliar dana dari ACT yang mengalir ke koperasi itu. Dana tersebut merupakan bagian dari Rp34 miliar yang diduga diselewengkan oleh empat petinggi yayasan filantropi tersebut.

Keempat tersangka itu ialah eks Presiden ACT Ahyudin, Presiden ACT Ibnu Khajar, Ketua Dewan Pembina ACT Novardi Imam Akbari, dan Senior Vice President Operational Global Islamic Philantrophy Hariyana Hermain.[wartaekonomi]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close