Mencuat Teka Teki Peristiwa Polisi Tembak Polisi, Benny K Harman: Rakyat Ingin Tau Apa yang Sebenarnya Terjadi! - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mencuat Teka Teki Peristiwa Polisi Tembak Polisi, Benny K Harman: Rakyat Ingin Tau Apa yang Sebenarnya Terjadi!

Mencuat Teka Teki Peristiwa Polisi Tembak Polisi, Benny K Harman: Rakyat Ingin Tau Apa yang Sebenarnya Terjadi! 

KONTENISLAM.COM - Wakil Ketua Umum Demokrat Benny K Harman soal Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo yang mencopot jabatan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo.

Hal itu ditanggapi Benny K Harman melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Benny K Harman menyebutkan bahwa usai jabatan Kadiv Propam dicopot, Mabes Polri akan menjadi fokus utama masyarakat dalam kasus tersebut.

"Mata publik kini tertuju ke Mabes Polri setelah Irjen Polisi Ferdy Sambo dinonaktifkan dari Kadiv Propam," ucap Benny K Harman melalui akun Twitter pribadi miliknya, Selasa (19/7).

Lanjut, jabatan Kadiv Propam yang dilimpahkan ke Wakapolri Komjen. Pol. Gatot Eddy Pramono itu harus senantiasa mengungkap teka-teki dibalik peristiwa itu dengan transparan.

"Tim yg dipimpin Wakapolri harus bekerja transparan dan obyektif agar teka teki di balik kasus ini segera terungkap. Rakyat ingin tau apa sebenarnya yg terjadi," imbuh Benny K Harman.

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan terkait kronologi peristiwa polisi tembak polisi.

Peristiwa itu bermula Brigadir Yoshua alias Brigadir J ditembak Bharada E karena menodongkan pistol dan diduga melecehkan istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang sedang beristirahat di kamar.

"Seperti yang saya jelaskan tadi, peristiwa itu terjadi ketika Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam di mana saat itu istri Kadiv Propam sedang istirahat," tutur Ahmad Ramadhan.

Ahmad Ramadhan juga menuturkan bahwa saat itu Brigadir J melakukan pelecehan terhadap istri Sambo serta menodongkan pistol ke kepalanya. Lalu, sang istri refleks berteriak, yang pada akhirnya Bharada E mendengar.

Saat itulah terjadi baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E. Akhirnya Brigadir J tewas tertembak. Berdasarkan hasil olah TKP, Brigadir J melepaskan tembakan sebanyak 7 kali. Sedangkan Bharada E membalas tembakan Brigadir J dengan melepaskan 5 tembakan.

Selain itu, Ahmad Ramadhan juga mengungkapkan bahwa Brigadir J adalah anggota Bareskrim yang ditugaskan sebagai sopir dinas istri Kadiv Propam Ferdy Sambo. Sedangkan Bharada E adalah anggota Brimob yang bertugas sebagai pengawal Ferdy Sambo.

Saat kejadian, Ferdy Sambo tak berada di lokasi. Ferdy Sambo diketahui sedang melakukan tes PCR Covid-19.

"Pada saat kejadian, Kadiv Propam tidak ada di rumah karena sedang PCR test," pungkas Ahmad Ramadhan.[wartaekonomi]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close