Refly Harun Berharap GNAI Tak Jadi Alat Politik: Perangi Saja Islamofobia - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Refly Harun Berharap GNAI Tak Jadi Alat Politik: Perangi Saja Islamofobia

 

KONTENISLAM.COM - Sejumlah tokoh nasional lintas ormas Islam mendeklarasikan Gerakan Nasional Anti Islamophobia (GNAI). Deklarasi ini dilakukan di Aula Buya Hamka Masjid Al Azhar Jakarta, Jumat (17/7/2022).

Menanggapi hal itu, ahli hukum tata negara, Refly Harun menyatakan mendukung gerakan tersebut. Dia sendiri mengaku diundang dalam deklarasi namun berhalangan hadir. 

 

Namun, Refly berharap gerakan itu tidak malah masuk ranah politik. Sebab menurutnya, tujuan dideklarasikannya GNAI adalah untuk memerangi Islamofobia.


"Artinya memerangi Isamofobia. Jadi tidak masuk wilayah politik, mudah-mudahan begitu. Walaupun yang aktif, yang ikut adalah aktivis politik," kata Refly di kanal YouTube pribadinya dikutip pada Minggu (17/7/2022).


Ia juga berharap GNAI tak sekadar dideklarasikan namun minim aksi. Selain memerangi Islamofobia, Refly pun berharap GNAI bisa menjadi perekat bangsa.


"Kita tunggu sesungguhnya kiprahnya, bukan deklarasinya. Kalau cuma deklarasi gampang. Tapi apa kiprahnya untuk memerangi Islamofobia, dan menjadi perekat bangsa. Jangan lupa kita adalah bangsa majemuk," ungkapnya.


"Saya secara pribadi mengucapkan atas GNAI. Kita tunggu kiprahnya yang baik. Mudah-mudahan GNAI juga punya daya, punya energi untuk melabrak orang-orang yang melecehkan Islam, baik yang ada pusat kekuasaan maupun di masyarakat" imbuhnya.


Untuk diketahui, deklarasi GNAI ini dihadiri sejumlah tokoh seperti Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif, Sekretaris Jenderal PP Syarikat Islam Ferry Juliantono, dan sejumlah tokoh dan aktivis lainnya.


Sementara di jajaran inisiator dan pendiri GNAI ada nama Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Anwar Abbas, Sekretaris Jenderal PP Syarikat Islam Ferry Juliantono, Cucu pendiri Nahdlatul Ulama KH. Wahab Hasbullah yakni Gus Aam dan lain sebagainya. [wartaekonomi]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close