Gawat! Istana dan Kemensos Justru Tak Tahu Soal Beras Bantuan Presiden yang Ditimbun, Guntur Romli: Ini Skandal Besar! - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Gawat! Istana dan Kemensos Justru Tak Tahu Soal Beras Bantuan Presiden yang Ditimbun, Guntur Romli: Ini Skandal Besar!

Gawat! Istana dan Kemensos Justru Tak Tahu Soal Beras Bantuan Presiden yang Ditimbun, Guntur Romli: Ini Skandal Besar!


KONTENISLAM.COM - 
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menyoroti soal Bantuan Presiden (Banpres) berupa beras yang ditimbun di daerah Depok. Hal itu ternyata juga tidak diketahui oleh pihak istana kepresidenan dan Kementerian Sosial (Kemensos). Guntur Romli menanggapi hal tersebut melalui Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Guntur Romli menyebutkan bahwa terkait hal tersebut ada bertanggung jawab. Guntur Romli juga memprediksikan bahwa dibalik hal tersebut adanya skandal. "Ini skandal besar, harus ada pihak yg bertanggung jawab," ungkap Guntur Romli melalui akun Twitter pribadi miliknya pada Rabu (3/8). Diketahui dari pemberitaan yang disertakan Guntur Romli, pihak Istana Kepresidenan menegaskan tak pernah bekerja sama dengan perusahaan logistik JNE untuk mengirimkan sembako bantuan presiden. Hal ini disampaikan salah satu sumber di Istana Kepresidenan terkait dengan temuan sembako bantuan presiden yang dikubur JNE. "Istana tidak pernah bekerja sama dengan JNE," ujarnya. Direktur Perlindungan Korban Bencana Sosial Kemensos RI Mira Riyanti juga saat diperiksa polisi pada Senin kemarin menegaskan pihaknya tak pernah bekerja sama dengan JNE dalam penyaluran bantuan presiden. Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan bahwa pihak JNE mengaku telah bekerja sama dengan PT DNR selaku pemenang tender pengadaan paket sembako bansos presiden RI pada 2020. "JNE Express kemudian ditugaskan mengantarkan paket sembako tersebut kepada penerima manfaat secara door to door, khususnya di wilayah Depok, sesuai data dari pihak PT DNR," tutur Zulpan. Tak hanya itu, dari keterangan Zulpan, pada saat beras itu diambil dari gudang Kawasan Pulogadung Jakarta Timur dan akan didistribusikan ke wilayah Depok, beras bansos tersebut rusak akibat hujan. "Saat pengambilan beras di gudang Pulogadung ini mengalami gangguan di perjalanan akibat cuaca hujan deras, sehingga beras dikatakan dalam kondisi rusak," ungkap Zulpan. Sebelumnya, warga menemukan beras Bansos Presiden yang ditimbun di Kampung Serab, Sukmajaya, Depok. Hal itu terungkap lantaran ahli waris pemilik lahan melakukan penggalian menggunakan alat berat. Penemuan beras tersebut beredar beserta foto-foto yang memperlihatkan kondisi beras-beras itu tampak sudah rusak. Ada kemungkinan besar bahwa beras itu telah ditimbun dalam waktu lama.[wartaekonomi]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam