Tokoh NU Akui Malas Ikuti Perkembangan Kasus Brigadir J: Sudah Keliatan Endingnya Cuma di Bharada E Doang, yang Lain Selamat Bahagia Sentosa - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tokoh NU Akui Malas Ikuti Perkembangan Kasus Brigadir J: Sudah Keliatan Endingnya Cuma di Bharada E Doang, yang Lain Selamat Bahagia Sentosa

Tokoh NU Akui Malas Ikuti Perkembangan Kasus Brigadir J: Sudah Keliatan Endingnya Cuma di Bharada E Doang, yang Lain Selamat Bahagia Sentosa


KONTENISLAM.COM - 
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Muhammad Umar Syadat atau yang akrab dipanggil Gus Umar mengaku sudah malas mengikuti perkembangan kasus kematian Brigadir J.

Pasalnya, menurut dia, kasus tewasnya Brigadir J hanya akan berakhir sampai Bharada E. Sementara, sosok lain di belakangnya tetap selamat dan bahagia.

 

Hal itu disampaikan Gus Umar lewat akun Twitter pribadinya, pada Minggu 31 Juli 2022.


"Sdh malas ngikutin perkembangan kematian brigadir J. Sdh keliatan klu endingnya cuma di bharada E doank. Yg lain selamat bahagia sentosa," ujar Gus Umar.


Sdh malas ngikutin perkembangan kematian brigadir J. Sdh keliatan klu endingnya cuma di bharada E doank. Yg lain selamat bahagia sentosa. pic.twitter.com/a0WEAYEBAj


— Bang Haji Umar Hasibuan (@UmarHasibuann70) July 31, 2022

Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa Bharada E terkait insiden baku tembak yang menewaskan Brigadir J di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.


Beka mengatakan saat Bharada E diperiksa, dia mengaku terlibat dalam insiden baku tembak dengan Brigadir J.


Bharada E menjelaskan bahwa Brigadir J yang melayangkan tembakan terlebih dahulu.


“Karena situasinya cepat, ini soal reflek. Ini kejadian cepat, (Bharada E) hanya berpikir bagaimana merespons yang dilakukan Brigadir Yoshua dan lain sebagainya,” ujar Beka seperti dikutip dari Channel YouTube salah satu TV Swasta.


Lebih lanjut, Beka mengatakan pihaknya masih akan menganalisa pengakuan ajudan lain untuk mengusut lebih dalam kasus tersebut.


“Kami harus mengonfirmasi pengakuan ajudan lain. Masih kami analisa,” pungkasnya.[wartaekonomi]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam