Bisa meraih Surga karena kucing? (Pelajaran berharga dari anak) - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bisa meraih Surga karena kucing? (Pelajaran berharga dari anak)

 

KONTENISLAM.COM - Oleh: Muchlisin Nuryanta*

Beberapa hari lalu saya perjalanan tol Jakarta arah pulang ke Temanggung bersama istri dan anak mbarep saya. Pulang sehabis menghadiri undangan Lajnah Pentashih Mushaf Al-Qur’an kemenag RI.

Karena nyetir sendiri jadi milih perjalanan siang, mata saya minus 2,5 jadi kalau malam ampun deh karena gak terbiasa pakai kacamata. Kira-kira dhuhur saatnya sholat saya niatkan untuk berhenti nyari rest area buat sholat dan makan.

Parkirlah kita di sebelah Masjid depan sebuah Resto rest area Subang. Langsung saja ambil air wudhu untuk kemudian sholat berjamaah.

MasyaAlloh sehabis wudhu saat mau masuk Masjid anak saya memperhatikan seekor kucing, mungkin hanya anak saya diantara puluhan atau ratusan orang saat itu yang memperhatikan dengan detail dan menghadirkan rasa iba, bahkan saya dan istri juga gak memperhatikan. Kata anak saya kucing itu lapar, dan sedang sakit ada 3 luka di tubuhnya katanya. Tapi karena sudah mau sholat kita kemudian milih masuk Masjid untuk sholat.

Sehabis sholat kita makan di resto sebelah Masjid, dan anak saya bilang mau nambah 1 porsi lele goreng.

Loh buat siapa?, dia bilang mau dikasihkan kucing yang tadi. MasyaAlloh… jleb anak saya ngasih pelajaran pertama siang itu. Oke boleh boleh, akhirnya kita pesenkan.

Setelah dapat anak saya ijin mau nyari kucing tadi, dia muterin Masjid dan ketemu di belakang Masjid. Lama gak segera balik maka saya nyusul, anak saya ini usia 13 tahun dan tunarungu sedikit khawatir juga kalau komunikasi sama orang lain ada yang kurang paham.

MasyaAlloh saya lihat anak saya baru jongkok di sebelah kucing dan ngasih lele goreng tadi, foto ini adalah hasil dokumentasi yang dia tidak tau. Dia nungguin kucing itu sampai selesai makan. Dia sendiri belum makan.

Entah kenapa tiba tiba mata saya berkaca, nak kamu punya keterbatasan, kata orang kamu tunarungu. Tapi hari ini lagi lagi kamu tunjukkan kelebihanmu.

Qodarulloh beberapa hari sebelumnya saya baca buku yang tulisannya dalem, tulisan yang dari hatinya Ustadz ReZha Rendy “Get Miracle”, dibuku itu beliau menuliskan tentang Syekh Abu Bakar Al Syibli yang masuk surga karena menolong seekor kucing yang sedang kelaparan dan kedinginan. Saya merasakan kisah itu jadi sangat hidup. Sayapun berdoa Ya Alloh semoga Engkau jaga anak saya, indahkan akhlaknya, hamba titipkan dia padaMu Ya Alloh, semoga dia menjadi salahsatu penghuni surgaMu.

Setelah itu kami selesai makan bareng, masyaAlloh saya diberikan peluang beramal yang kedua, ketika duduk di teras resto, saya lihat dari kejauhan ada nenek nenek gendong pisang jalan di depan mobil2 yang parkir, saya sempat berpikir ini di rest area sepertinya jauh dari pemukiman, terus darimana nenek ini datang ya?,, dan ternyata nenek itu berjalan menuju tempat kami makan, beneran nenek itu menyapa kami, dan menawarkan pisang dagangannya, dalam hati saya bilang ini nenek terhormat banget tidak minta minta tapi masih berupaya dengan keringatnya. Seteleh makan kita menuju parkir dan manggil nenek itu, istri saya bilang nek beli pisangnya. Kemudian saya bilang gak usah ditawar bayar 2 kali lipatnya. MasyaAlloh hanya kasih surprise sama nenek dengan beli pisang satu lirang dibayar dua kali lipatnya kita dapat doa yang luar biasa, bahkan sambil kita pergi si nenek masih doakan kita. Saya bilang ke istri dan anak saya makasih ya sayang,,, kalian berdua hari ini hebat. Sambil saya bisikin ke istri bisa jadi nenek tadi malaikat yang doain kita loh. Aamiin kata istri.

Saya gak langsung pulang Temanggung, karena saya sempat pesan laptop untuk Abata ke teman saya pemilik toko komputer di Kendal kalau sama beliau saya sering dikasih harga kulakan karena beliau teman satu kamar waktu mondok dulu. Maka saya exit tol waleri tapi gak langsung ke Temanggung tapi ke Kendal dulu.

Ternyata beliaunya baru ada acara dan Maghrib baru sampai, walhasil kita menunggu dan Alhamdulillah bisa berjamaah maghrib di Masjid Kendal, sehabis maghrib baru kita ambil ke toko dan pulang.

Karena sudah malam saya menyerah deh kalau harus nyetir lewat jalur yang gak luas dan berkelok2 waleri temanggung, akhirnya kita masuk tol lagi muter lewat Semarang karena jalan lumayan terang dan agak sepi kita bisa jalan 130 km/jam lah kira2, hingga kira2 di tol banyumanik ternyata ada macet panjang 4 km kira2 saya posisi kenceng dan gak lihat mobil macet panjang karena pas setelah agak tikungan.

Saya rem mobil gak cukup untuk berhenti, kalau lurus saya akan nabrak mobil depannya saya banting kiri nerobos pinggir jalan dari belakang ternyata mobil juga kenceng klakson panjang.

Dan Alhamdulillah semua selamat tidak terjadi apa-apa mobil yang saya bawa dan mobil yang mau nabrak saya bisa berhenti presisi diantara mobil2 yang macet.

Berdebar debar dan saya bersyukur. Alhamdulillah Alloh selamatkan kita semua, langsung teringat dua pelajaran sorenya. Bisa jadi Alloh menolong kita karena sedekah tadi.

Kita sering disodorkan peluang amal, seringnya kita gak mengambil peluang itu, karena merasa ada urusan yang lebih besar dan lainnya.

Kita gak tau kapan nyawa kita diambil, alangkah indahnya jika nyawa diambil sedang kita baru melakukan amal sholeh.

#SelfReminder

(fb)

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close