Kamaruddin Simanjuntak Minta Maaf ke Publik Soal Kasus Brigadir J, Said Didu Nyindir: Akhirnya Kembali ke Laptop - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kamaruddin Simanjuntak Minta Maaf ke Publik Soal Kasus Brigadir J, Said Didu Nyindir: Akhirnya Kembali ke Laptop

Kamaruddin Simanjuntak Minta Maaf ke Publik Soal Kasus Brigadir J, Said Didu Nyindir: Akhirnya Kembali ke Laptop

KONTENISLAM.COM - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menyoroti Kamaruddin Simanjuntak yang meminta maaf kepada publik soal kasus pembunuhan Brigadir J yang masih belum tuntas.

Said Didu menyindir kasus pembunuhan Brigadir J yang sampai saat ini masih menjadi sorotan.

Hal itu disampaikan Said Didu dalam akun Twitter pribadinya, pada Senin 19 September 2022.

"Akhirnya kembali ke laptop," ujar Said Didu.

Akhirnya kembali ke laptop https://t.co/ORyJZ0cGuS
— Muhammad Said Didu (@msaid_didu) September 18, 2022

Sebelumnya, Kamaruddin Simanjuntak, pengacara Brigadir J minta maaf kepada publik. Pasalnya, kasus pembunuhan kliennya belum bisa tuntas meski telah berusaha maksimal.

"Saya betul-betul minta maaf, saya sudah berjuang dengan mengorbankan segalanya, baik pikiran materi maupun waktu. Saya membiayai semua ini, tetapi bukan bermaksud mengungkit-ungkit itu," kata Kamarudin diberitakan SuaraJateng.id--melansir dari video tiktok @tobellyboy, Minggu (18/9/2022).

Kamaruddin mengaku sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Ayah Brigadir J, Samuel juga telah lelah untuk menuntaskan kasus ini.

"Saya juga memohon maaf atas nama keluarga karena Pak Samuel, sebagai orang tua daripada almarhum sudah menyatakan sudah selesai bahwa anak saya tidak bisa kembali," katanya.

"Kemarin saat saya ke Jambi, beliau berpesan sudah cukup pak, kami sudah capek pak, kami mendengar aja capek demikian juga masayarakat bilang kami hanya mengikuti saja capek apalagi bapak yang melakukan katanya," sambungnya.

Dirinya mengaku tidak keberatan dengan hal itu. Justru yang membuatnya kecewa adalah kinerja polri yang menurutnya lambat.

Sejak bulan Juli proses hukum kasus tersebut menemui titik terang. Kasus tersebut terancam falilut lantaran sudah tiga bulan tidak masuk ke persidangan.[wartaekonomi]
Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close