Loyalis Anies Sebut Buzzer Ganjar Pranowo Sampah: Terlalu Lama Dipelihara, Makin Tercium Bau Busuknya - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Loyalis Anies Sebut Buzzer Ganjar Pranowo Sampah: Terlalu Lama Dipelihara, Makin Tercium Bau Busuknya

Loyalis Anies Sebut Buzzer Ganjar Pranowo Sampah: Terlalu Lama Dipelihara, Makin Tercium Bau Busuknya 

KONTENISLAM.COM - Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta Andi Sinulingga kembali menyindir para Buzzer Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Menurut Andi Sinulingga, buzzer Ganjar yang selalu koar-koar cinta NKRI justru merusak keutuhan bangsa.

Hal itu disampaikan Andi Sinulingga lewat akun Twitter pribadinya, pada Rabu 14 September 2022.

"Sampah2 itu terlalu lama dipelihara, makin kesini makin tercium bau busuknya. Mrk2 yg selalu teriak2 tentang toleransi demi keutuhan NKRI itu faktanya setiap waktu memproduksi virus yg justru merusak keutuhan NKRI itu sendiri. Mereka semua itu mencari cantolan baru, yaitu ganjar," ujar Andi Sinulingga.

Sampah2 itu terlalu lama dipelihara, makin kesini makin tercium bau busuknya. Mrk2 yg selalu teriak2 tentang toleransi demi keutuhan NKRI itu faktanya setiap waktu memproduksi virus yg justru merusak keutuhan NKRI itu sendiri. Mereka semua itu mencari cantolan baru, yaitu ganjar https://t.co/73DRpMIFpW
— Andi Sinulingga (@AndiSinulingga) September 13, 2022

Sebelumnya, Eko melakukan perundungan terhadap potongan video keagamaan dari Ning Imaz bersama sejumlah akun anonim lainnya. Eko menyematkan kata-kata kasar sebagai caption dari video tersebut.

Kalimat kasar Eko itu kemudian membuat geram warganet, terutama para Nahdliyin. Unggahan Eko itu salah satunya dibalas oleh tokoh NU Australia-Selandia Baru, Nadirsyah Hoesen.

Ulama muda sekaligus akademisi yang akrab disapa Gus Nadir itu mengingatkan agar Eko tidak perlu berkata kasar dalam menanggapi persoalan. Gus Nadhir mengatakan kalau perbedaan pendapat wajar, namun jangan sampai berkata kasar.

Unggahan penggalan video Eko Kuntadhi memang sudah dihapus dari akun Twitternya, @_ekokuntadhi. Namun Ia tidak menulis permintaan maaf terkait persoalan itu.[wartaekonomi]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close