Menteri ESDM Kaget Dengar Golongan listrik 450 VA Bakal Dihapus. Tokoh NU: Kenapa Menteri Jokowi Pada Kagetan Ya? - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Menteri ESDM Kaget Dengar Golongan listrik 450 VA Bakal Dihapus. Tokoh NU: Kenapa Menteri Jokowi Pada Kagetan Ya?

Menteri ESDM Kaget Dengar Golongan listrik 450 VA Bakal Dihapus. Tokoh NU: Kenapa Menteri Jokowi Pada Kagetan Ya? 

KONTENISLAM.COM - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Muhammad Umar Syadat atau yang akrab dipanggil Gus Umar menyoroti sikap Menteri ESDM Arifin Tasrif yang mengaku terkejut saat mengetahui informasi mengenai penghapusan golongan listrik 450 VA.

Gus Umar mempertanyakan mengapa menteri-menteri di kabinet Jokowi selalu kagetan.

Hal itu disampaikan Gus Umar dalam akun Twitter pribadinya, dikutip pada Minggu 18 September 2022.

"Kenapa menteri jokowi pada kagetan ya? Dia yg buat aturan dia pula yg kaget. Solusi lari dr masalah ya kaget saja. Klu bgini mending Raisa sj yg jd menteri. Dapat hiburan nyanyi lagi," ujar Gus Umar.

Kenapa menteri jokowi pada kagetan ya? Dia yg buat aturan dia pula yg kaget. Solusi lari dr masalah ya kaget saja. Klu bgini mending Raisa sj yg jd menteri. Dapat hiburan nyanyi lagi ???? https://t.co/U5eUnf3K2l
— Haji Umar Hasibuan (@UmarHasibuan77_) September 17, 2022

Diketahui, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif kembali menegaskan tidak ada rencana untuk menghapus pelanggan listrik golongan 450 VA. Adapun pernyataan Ketua Badan Anggaran (Banggar) hanya sebagai usulan bukan keputusan bersama pemerintah.

Menurut Arifin rencana kebijakan penghapusan golongan adalah kebijakan yang serius dan harusnya dibahas dulu secara komperehensif dengan Kementerian lainnya.

“Nggak ada pembahasan mengenai itu (penghapusan golongan 450 VA). Jadi atau sumbernya dari mana. Biasanya mekanisme itu kan harus dibahas dulu menteri terkait baru kemudian sampaikan persetujuan, jadi ada mekanismenya. Makanya kaget,” kata Arifin di Kementerian ESDM, Jumat (16/9).

Menurut dia jika daya listrik minimal 900 VA maka ada potensi peningkatan penggunaan listrik, otomatis biaya juga bisa meningkat. Arifin menilai wacana penghapusan 450 VA tidak tepat juga dibahas saat situasi kondisi sekarang ini.

“Kan ini dampaknya. Ya otomatis pembayarannya yang mengikuti 900 VA. Nah itu kan nggak jelas masih mungkin masukkannya kurang, pas apalagi dikemukakan pada saat saat seperti ini. Jadi sensitif,” jelas Arifin.

Sebelumnya Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengusulkan agar masyarakat miskin dengan daya listrik 450 VA akan dinaikkan menjadi 900 VA dan 900 VA menjadi 1.200 VA.[wartaekonomi]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close