Napi di Porong Kembali Jalani Masa Tahanan Usai Melahirkan, Kapolri Kena Sentil: Kenapa PC Dapat Perlakuan Istimewa? - Konten Islam
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Napi di Porong Kembali Jalani Masa Tahanan Usai Melahirkan, Kapolri Kena Sentil: Kenapa PC Dapat Perlakuan Istimewa?

Napi di Porong Kembali Jalani Masa Tahanan Usai Melahirkan, Kapolri Kena Sentil: Kenapa PC Dapat Perlakuan Istimewa? 

KONTENISLAM.COM - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Muhammad Umar Syadat atau yang akrab dipanggil Gus Umar menyoroti seorang narapidana (Napi) di Rutan Perempuan Surabaya di Porong, Sidoarjo yang usai melahirkan kembali menjalani sisa masa tahanan.

Gus Umar menyinggung istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang mendapat perlakuan istimewa.

Hal itu disampaikan Gus Umar dalam akun Twitter pribadinya, dikutip pada Jumat 23 September 2022.

"Pak Kapolri dan pak Jaksa ini lbh tdk manusiWi. Knp PC dpt perlakukan istimewa?," ujar Gus Umar.

Pak Kapolri dan pak Jaksa ini lbh tdk manusiWi. Knp PC dpt perlakukan istimewa? https://t.co/Ci7syiuZko
— Haji Umar Hasibuan (@Umarrhasibuan_) September 22, 2022

Diketahui, Ferdy Sambo mengajukan banding atas keputusan Komite Etik untuk memberhentikan tidak dengan hormat (PTDH). Sidang banding pun digelar pada Senin (19/9/2022) kemarin dan Sambo diputuskan tetap dipecat.

Meski begitu, Indonesia Police Watch meyakini perlawanan Sambo belum berakhir, bahkan bila harus dilakukan dengan di luar proses hukum.

Diungkap Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso, Sambo bisa jadi akan mengungkap dugaan pelanggaaran yang dilakukan sejumlah anggota Polri untuk menyelamatkan dirinya.

"Pak FS (Ferdy Sambo) ini polisinya polisi. Dia memegang banyak informasi terkait dugaan pelanggaran polisi yang sampai saat ini kita tidak tahu," ujar Sugeng, dikutip dari Suara Depok, Selasa (20/9/2022).

Sugeng bahkan mengaku sudah mengantongi beberapa dokumen yang membenarkan asumsi tersebut. "IPW punya dokumen-dokumen itu. Dokumen-dokumen diduga sinyalemen bahwa akan ada upaya perlawanan di luar proses hukum yang terjadi melalui pendiskreditan," tutur Sugeng.[wartaekonomi]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close