KONTENISLAM.COM - Kuasa hukum Brigadir J atau Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak, mengungkap besarnya kekuatan amplop sogokan Ferdy Sambo.
Amplop sogokan tersebut diberikan kepada pihak-pihak terkait untuk mengikuti skenario cerita pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi.
“Betapa besarnya kekuatan amplop-amplop itu,” ujar Kamaruddin di kanal YouTube Uya Kuya TV yang tayang pada Rabu (14/9).
Kamaruddin lantas membuka kembali keterangan yang dilontarkan oleh para tersangka terkait uang tutup mulut.
Bharada Richard Eliezer yang menembak Yosua diiming-imingi imbalan Rp1 miliar, sementara Bripka Ricky Rizal dan Kuat Maruf diiming-imingi masing-masing Rp500 juta.
Bripka Ricky Rizal yang dalam keterangan tersangka saat kejadian bersembunyi di balik kulkas saja mendapat Rp500 juta.
Entah berapa isi amplop sogokan yang diterima oleh pihak-pihak yang membela Putri Candrawathi merupakan korban pelecehan seksual.
“Untuk yang bersembunyi di belakang kulkas aja dapat 500 juta apalagi yang berteriak-teriak mengatakan Putri Candrawathi adalah korban pelecehan seksual, kita nggak tau berapa lagi nol di belakang angka 500 juta itu,” ujar Kamaruddin.[wartaekonomi]