Anies Baswedan dan Prioritas Karya Anak Bangsa
Table of Contents

Sejak pembangunannya pada 2019 lalu, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai pengelola stadion yang berada di Jakarta Utara itu mendatangkan para pekerja dari berbagai daerah di Indonesia. Hingga saat ini terhitung yakni lebih 4 ribu pekerja.
Stadion ini dibangun di atas lahan bekas Taman BMW seluas 26 hektar, dan dirancang berkapasitas 82.000 penonton. Jumlah tersebut hampir sama dengan kandang Real Madrid, Santiago Bernabeu Stadium di Spanyol dengan kapasitas 81.044 orang (Times Indonesia)
Selain, pastinya pembangunannya telah memenuhi standar FIFA, Jakarta International Stadium, berdasarkan laporan media Inggris The Daily Mail, 20 Februari 2021, diakui menjadi salah satu 10 besar stadion terbesar di dunia.
Dari sisi teknik rancang bangun, apa yang disampaikan Anies Baswedan dalam video di atas, sungguh, Jakarta International Stadium merupakan ikon yang membanggakan kita semua..
Tidak saja dari segi rancang bangunan atapnya yang bisa buka-tutup dengan daya topang luar biasa berat yang mesti diangkat, tetapi semuanya dikerjakan oleh putra-putri kita sendiri, tanpa tenaga asing sedikitpun.
Anies, dan kita semua patut berbangga atas kehadiran Jakarta International Stadium ini. Bagaimana tidak? Disebutkan oleh Anies, bahwa pembangunan JIS telah memecahkan rekor dunia karena infrastruktur yang dibangun adalah salah satu infrastruktur paling rumit yang pernah dikerjakan. Di mana harus mengangkat sebuah atap yang beratnya 36.000 ton. Sebanding dengan kita angkat 24.000 mobil secara bersamaan. Dan itu berarti rancang bangun JIS dikerjakan dengan kompleksitas yang sangat tinggi. Bahkan program National Geographic Megastructure menempatkan rancang bangun JIS ini sebagai salah satu proyek yang patut menjadi pelajaran bagi dunia.
Tentu Anies patut berbangga atas rancang bangun Jakarta International Stadium yang amat fenomenal ini. Lebih-lebih, yang paling membanggakan itu adalah dengan apa yang disebut oleh Anies sendiri, bahwa proyek luar biasa itu dikerjakan semuanya oleh anak-anak yang dilahirkan oleh ibu Indonesia, yang dididik di tanah Indonesia, yang bersekolah di Indonesia. Tidak menggunakan tenaga dari luar. Tapi tenaga kita sendiri. Mereka (SDA kita sendiri) sama hebatnya, dunia terpesona dengan hasil kerja anak-anak Indonesia.
Dari getaran nada yang disampaikan oleh Anies Baswedan di atas, sepertinya mempertegas platform kebijakan seorang Anies Baswedan sekiranya mendapatkan amanah rakyat untuk pimpin NKRI, bahwa kebijakan infrastrukturnya nanti akan diprioritaskan bagi putra-putri warga negara Indonesia sendiri.
Anies seperti merasa aib jika proyek dan kebijakan infrastrukturnya nanti tidak prioritaskan bagi tenaga kerja sendiri.
Anies Baswedan pasti akan memprioritaskan lapangan kerja infrastruktur dan lainnya bagi putra-putri kita sendiri. Itulah, salah satu arah perubahan yang kita titipkan pada Anies Baswedan untuk membawa NKRI terhormat, mandiri dan sejahtera.
Merdeka🤝🇲🇨🤝
5SILA
Abdullah Uwais Alatas, Kolumnis
Sumber: kba