Penulis Ensiklopedi Gus Dur: Warga NU Sudah Mulai Eksodus Mendukung Anies
Table of Contents

[KONTENISLAM.COM] Bergabungnya PKB ke Koalisi Perubahan benar-benar telah mendorong warga NU untuk mendukung calon presiden Anies Baswedan. Terlebih Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar ditetapkan sebagai calon wakil presiden yang mendampingi mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Penulis Ensiklopedi Abdurrahman Wahid: Riwayat Gus Dur, Mukhlas Syarkun, menjelaskan saat ini kalangan nahdliyin memang masih terbelah dua. Pertama, menunggu dua capres lain, yaitu Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, menentukan pendampingnya. Yang kedua, sudah menyatakan dukungan kepada Anies Baswedan.
“Sekarang di Jawa Timur mulai ada eksodus, memberi dukungan kepada pasangan AMIN (Anies-Muhaimin) ini. Tentu ini tidak lepas dari peran masuknya Cak Imin di koalisi,” katanya dalam dialog Kiai dan Warga NU Kultural Bersatu Dukung Duet AMIN? live di kanal YouTube @Padasuka TV, Selasa, 26 September 2023.
Mukhlas Syarkun yang juga penulis Ensiklopedi KH Hasyim Asy’ari ini menambahkan eksodus akan benar-benar tidak terbendung kalau hanya Muhaimin Iskandar yang dari NU maju di Pilpres 2024.
“Jadi kalau nanti di dua capres itu tidak ada orang NU-nya, maka eksodus (ke pasangan AMIN) akan semakin besar,” ucapnya.
Terlebih, sambung Redaktur Majalah Risalah PBNU ini, Anies dan Muhaimin memiliki kelebihan yang mampu menarik massa NU untuk mendukung.
“Apalagi kedua belah pihak ini sosok anak muda, energik dan membawa perubahan. Saya kira ini punya daya tarik tersendiri,” tandasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejumlah lembaga survei juga telah menunjukkan kenaikan elektabilitas Anies Baswedan setelah PKB bergabung dalam Koalisi Perubahan dan Muhaimin Iskandar ditetapkan sebagai cawapres.
Survei Nasional Indo Riset pada 11-18 September 2023 yang dirilis kemarin menunjukkan kenaikan elektabilitas Anies Baswedan dari 22 persen pada Agustus 2023 menjadi 25,2 persen pada September 2023.
Peneliti Indo Riset Roki Arbi menjelaskan kenaikan elektabilitas Anies atau rebound suara Anies ini disumbang beberapa faktor. Pertama, efek bergabungnya PKB ke Koalisi Perubahan. Kedua, terjadi kenaikan dukungan pemilih di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah-DIY. Dan ketiga, membesarnya dukungan pemilih partai koalisi yaitu Nasdem, PKS dan PKB, ke Anies Baswedan.
Sementara hasil survei Politika Research & Consulting (PRC) pada 8-12 September 2023 yang dirilis Minggu, 17 September 2023, juga memperlihatkan kenaikan tingkat keterpilihan Anies di Jawa Timur. Hanya dalam waktu seminggu setelah deklarasi AMIN 2 September 2023, PRC menemukan kenaikan elektabilitas Anies dari 14 persen di bulan April 2023 menjadi 18,3 persen di bulan September.
Sumber: kba