Selama ini disembunyikan? Inilah Firaun dari tanah Jawa, tega paksa rakyatnya untuk lakukan ini

Image

[KONTENISLAM.COM]  Sri Maharaja Kertajaya adalah raja terakhir Kerajaan Kediri di Pulau Jawa atau Kerajaan Panjalu, yang memerintah pada tahun 1194 sampai dengan 1222 masehi.

Kerajaan ini beribukota di Daha atau Dahanapura yang terletak di tepi sungai Brantas Jawa. Berita tentang Kerajaan Kediri, sebagian juga diperoleh dari berita Tiongkok.

"Buku ini merupakan kumpulan cerita dari para pedagang Tiongkok yang melakukan kegiatan perdagangan di kerajaan-kerajaan Jawa," bunyi narator dalam video dikutip dari Youtube Kumbara, pada Jumat 10 November 2023.

Buku ini menerangkan keadaan kerajaan di Jawa pada abad ke 12 dan 13 masehi yang memiliki 14 negara bawahan, atau kadipaten yang tersebar luas dari Pulau Jawa, hingga ke ujung timur kepualauan Nusantara.

Keberadaan raja Kertawijaya yang merupakan raja terakhir dan terbesar Kerajaan Kediri adalah dengan ditemukannya cukup banyak peninggalan beberapa prasasti.

"Terdapat 4 buah prasasti, yakni prasasti Galunggung tahun 1194 masehi, prasasti gambula tahun 1194 masehi, prasasti pala tahun 1197 masehi, dan prasasti watas kulon tahun 1205 masehi, yang dikeluarkan Kerajaan Kertajaya," ujarnya.

Diceritakan, dengan segenap kekuatan yang dimilikinya, Kertajaya tidak puas hanya dengan seorang raja. 

Pasa masa pemerintahannya, Raja Kertajaya mengatakan jika dirinya adalah Tuhan atau dewa yang ingin disembah oleh seluruh rakyatnya, termasuk oleh para Brahmana Hindu dan Pandita Budha.

"Layaknya Firaun dalam masa Nabi Musa AS yang mengaku sebagai Tuhan," ujarnya.

Rakyat pun dipaksa menyembahnya, bagi mereka yang tidak menurut akan dibunuh.

Seperti diketahui, Firaun adalah gelar untuk menyebutkan seluruh penguasa Mesir kuno, karena Firaun dianggap sebagai perwujudan dewa yang disembah.

"Bagi rakyat Mesir, penyembahan ini bertujuan supaya kedamaian kehidupan di dunia, dan di alam baka yang merupakan harapan semua anggota masyarakat dapat tercipta," jelasnya.

Selama menjadi penguasa Kediri, Raja Kertajaya dikenal sebagai raja yang kejam hingga membuat rakyat dan kaum Brahmana membencinnya.

Sikapnya tersebut membuat kaum Brahmana murka, dan memilih bersekutu dengan Ken Arok dari Tumapel.

Akhirnya, Kertajaya meninggal dunia setelah dikalahkan oleh Ken Arok dalam perang Ganter. [Hops]

Ikuti kami di channel Whatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029VaMoaxz2ZjCvmxyaXn3a | 

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam


Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam

Ikuti Kami Di Goole News : Google News Konten Islam

close