Trio Anak Ayam - KONTENISLAM.COM Berita Terupdate

Trio Anak Ayam


KONTENISLAM.COM
Suatu hari gue makan siang bareng trio anak ayam di lapak bakmi langganan. Ada Asep si anak ayam labil, karena pake anting cuman sebelah doang. Di sebelahnya Asep ada Agus si anak ayam gaul, karena mukanya di tato. Dan di sebelahnya Agus ada Adul si anak ayam alay, karena warna rambutnya kuning, tapi warna kulitnya item. Udah kek korek api kayu tapi warnanya tebalik.

Di lapak bakmi, trio anak ayam curhat sama gue soal penghasilannya yang menurun.

"Jadi gitu Om. Sekarang mah kalo lagi weekday, ngamen seharian palingan cuman dapet 50 sampe 60 rebu doang," kata anak ayam gaul.

"Wah, hebat dong," timpal gue singkat.

"Hebat apaan Om. Kan mesti dibagi tiga sama si labil dan si alay."

"Oh, iya2. Nah itu kan kalo lagi weekday. Kalo weekend?"

"Kalo lagi weekend lumayan Om. Dapetlah 100 rebuan mah. Tapi kan dibagi tiga juga Om."

"Ya terus kenapa harus ngamen bertiga?"

"Kan solidaritas Om. Anak2 jalanan kan harus bersatu. Kek si alay nih contohnya, dia anak baru. Kasian kalo gak ditemenin, dia gak punya kerjaan."

"Wih, keren2. Susah senang tetep harus bersatu ya."

"Iya Om."

Sambil nunggu bakmi mateng, gue menyalakan Youtube di hape gue. Gue memutar lagu2 religi dan sholawat, dan memperlihatkannya ke trio anak ayam.

"Gimana, enak gak dengernya?" Tanya gue ke si labil.

"Enak Om, enak," si labil tersenyum.

"Kalo ngamennya bawain lagu2 kek gini, bisa?" tanya gue ke si alay.

"Bisa Om, bisa," si alay manggut2.

"Nah, kalo ngamennya bawain lagu2 kek gini sama sholawatan, kita2 nih yang kalian datengin pas lagi makan, nerimanya jadi enak. Ngasihnya juga bisa lebih banyak. Udah gitu berpahala juga denger sholawat," kata gue menjelaskan.

"Oh, gitu ya Om?" tanya si gaul.

"Iya, cobain aja kalo gak percaya."
Bakmi telah mateng dan dihidangkan. Wajah anak2 Indonesia itu terlihat sumringah sekali.

"Wahhh, akhirnya ketemu makanannn!" kata si labil sambil meraih semangkok bakmi di hadapannya.

"Yeh, berdoa dulu! Maen makan aja, ya Om ya," kata si gaul, menatap ke arah gue.

Gue tersenyum. "Iya, berdoa dulu. Yuk, bareng2 berdoanya," kata gue sambil sedikit menahan air mata yang ingin keluar.

Sambil menatap bakmi yang sedang mengepul di hadapannya, ketiga anak ayam itu berdoa dengan riangnya. Kencengggg banget berdoanya.

"Allohumma bariklanaaaaaa, fimarozaktanaaaaaa, wakinaazabannarrrrrr. Aamiinnnn. Yeeee makannnnnnn!"

Brrrrrr, aer mata gue pun tumpah. Dalem hati gue, "Duh ya Allah, sampe segitu senengnya mereka ketemu makanan."

Trio anak ayam melahap bakmi dengan semangat. Sambil mengunyah bakmi, mereka cerita2 soal seringnya mereka ditangkep satpol pp, dibina Dinsos, tapi selalu balik lagi ke jalan karena udah punya mindset, bahwa jalanan adalah tempat tinggal terbaik mereka.

"Om, saya makannya udah ya," kata si gaul lalu meminum segelas air.

"Kok udah? Itu masih ada setengah porsi, gak diabisin?" Atanya gue.

"Gak Om. Setengahnya dibungkus aja, buat temen2 yang laen di basecamp," jawab si gaul.

"Iya Om. Ini yang saya setengahnya dibungkus juga aja," kata si labil.

"Punya saya juga, bungkus aja Om," kata si alay.

Gue memperhatikan mangkok bakmi si alay, terus gue bilang gini. "Heh, alay. Ini mangkok bakminya tinggal sisa kuah doang sama cesim dua batang. Terus apa yang mau dibungkus?"

Si alay nyengir. "Oh, maaf Om. Khilaf!"

"Wkwkwk!" si labil ngakak so hard.

Terus si gaul nyeletuk, "Yang dibungkus kepalanya dia aja tuh Om. Bungkus pake kantong kresek!"

"E buset, mati dong!" jawab si alay sambil memegang kepalanya sendiri.

"Wkwkwk!" dan kita pun ngakak so hard bersama.

Duh trio anak ayam. Walaupun idup di jalanan dan serba kekurangan, tapi tetep bisa ceria dan ketawa2, menikmati hidup yang Allah karuniakan.

Demikian, gue Bret Pitt.

(Awan Gunawan)

*fb

Ikuti kami di channel Whatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029VaMoaxz2ZjCvmxyaXn3a | 

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam


Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam

Ikuti Kami Di Goole News : Google News Konten Islam

close