Pemimpin NATO Sebut Masa Perang Telah Dimulai, Beri Warning Ini - KONTENISLAM.COM Berita Terupdate

Pemimpin NATO Sebut Masa Perang Telah Dimulai, Beri Warning Ini

(FILES) In this file photo taken on May 09, 2022 Russian Yars intercontinental ballistic missile launchers parade through Red Square during the Victory Day military parade in central Moscow on May 9, 2022. - The world's number of operational atomic warheads increased in 2022, driven largely by Russia and China, a new report out on March 29, 2023 said as nuclear tensions have risen since the war in Ukraine. (Photo by Alexander NEMENOV / AFP)


KONTENISLAM.COM - Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengatakan Eropa sedang memasuki era "pra-perang", memperingatkan bahwa benua tersebut belum siap dan mendesak negara-negara Eropa untuk meningkatkan investasi pertahanan.

"Saya tidak ingin menakut-nakuti siapapun, namun perang bukan lagi sebuah konsep dari masa lalu. Ini nyata dan dimulai lebih dari dua tahun lalu," katanya, dikutip dari BBC, Minggu (31/3/2024).

Komentar Tusk muncul beberapa hari setelah sebuah rudal Rusia sempat menembus wilayah udara Polandia saat terjadi serangan besar di Ukraina, yang mendorong Warsawa untuk meningkatkan kesiapan pasukannya.

Para pejabat Ukraina mengatakan serangan rudal dan drone skala besar Rusia menargetkan infrastruktur energi.

Pemimpin negara NATO itu juga menggunakan platform media sosial untuk mencoba menambahkan rasa urgensi pada perdebatan Eropa mengenai pertahanan dan bantuan kepada Ukraina, di tengah kekhawatiran mengenai masa depan bantuan Amerika dan kekhawatiran mengenai kapasitas industri pertahanan.

"Solidaritas sejati dengan Ukraina? Lebih sedikit kata-kata, lebih banyak amunisi," tulisnya di media sosial awal bulan ini.

Dalam unggahan lain, dia berbicara kepada Mike Johnson, ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS.

"Berapa banyak lagi argumen yang Anda perlukan untuk mengambil keputusan?" tuturnya.

Tusk mengatakan bahwa apapun hasil pemilu AS tahun ini, Eropa akan menjadi mitra yang lebih menarik bagi Washington jika negara tersebut menjadi lebih mandiri secara militer.

Dia menyerukan bantuan mendesak untuk Kyiv, dan mengatakan perang dua tahun ke depan akan menentukan segalanya dan bahwa "kita hidup di momen paling kritis sejak berakhirnya perang dunia kedua.

"Yang paling mengkhawatirkan adalah "skenario apapun mungkin saja terjadi," kata Tusk.

"Saya tahu ini terdengar menyedihkan, terutama bagi generasi muda, tapi kita harus membiasakan mental dengan datangnya era baru. Era sebelum perang," katanya.

Dia menambahkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menyalahkan Kyiv atas serangan terhadap Balai Kota Crocus di Moskow tanpa bukti apapun dan "jelas merasa perlu untuk membenarkan serangan yang semakin kejam terhadap sasaran sipil di Ukraina."

Tusk, yang menjabat perdana menteri antara tahun 2007 dan 2014 dan kembali menjabat pada bulan Desember, adalah seorang politisi veteran yang sebelumnya menjabat sebagai presiden Dewan Eropa dan pemimpin Partai Rakyat Eropa yang berhaluan kanan-tengah.

Dia berupaya meningkatkan posisi Warsawa di UE dan aliansi transatlantik.

Sumber:  
CNBC

close